Ratusan Pelajar Deklarasi Damai di Alun-alun Pamulang, Komunitas Tangsel Bersatu Gaungkan Stop Tawuran 2026 | BantenOne.com

Ratusan Pelajar Deklarasi Damai di Alun-alun Pamulang, Komunitas Tangsel Bersatu Gaungkan Stop Tawuran 2026

Oplus_131072

BantenOne.com |PAMULANG – Semangat persatuan dan komitmen antikekerasan mewarnai Alun-alun Pamulang, Jumat (13/02/2026), saat Tangsel Bersatu menggelar Aksi Damai Pelajar Vol.4. Kegiatan tahunan ini mempertemukan sekitar 227 siswa tingkat SMP hingga SMK dari puluhan sekolah di Kota Tangerang Selatan, dalam satu panggung kolaborasi dan edukasi.

Mengusung tema persatuan pelajar, kegiatan diisi dengan penyuluhan bahaya narkoba, forum silaturahmi lintas sekolah, hingga deklarasi damai untuk menekan potensi tawuran, perundungan, dan pelecehan di kalangan remaja.

Ketua Tangsel Bersatu, Muhammad Aprilyandi, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan komunitasnya dalam merangkul pelajar.

Baca juga  M.Triakbar Telah Mengharumkan Nama SMPN 19 Kota Tangerang Selatan Dengan Menorehkan Medali Emas Di Ajang Sepak Bola Internasional

“Ini agenda tahunan yang menjadi ruang temu bagi para pelajar. Yang sebelumnya tidak saling mengenal, hari ini bisa saling menyapa. Yang mungkin sempat berselisih, kami dorong untuk berdamai,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan persuasif semata tidak cukup untuk meredam konflik remaja. Diperlukan wadah konkret yang mampu membangun kesadaran kolektif.

“Mengimbau saja tidak cukup. Harus ada aksi nyata dan solusi. Kegiatan ini salah satu bentuknya,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dikoordinasikan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, sehingga partisipasi sekolah berjalan terstruktur. Kehadiran ratusan siswa dinilai menjadi simbol bahwa gerakan damai dapat dimulai dari ruang-ruang publik yang inklusif.

Baca juga  SDN Larangan 05 Gelar Giat Market Day

Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan, Abdul Rasyid, yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas inisiatif anak muda yang dinilainya responsif terhadap isu sosial.

oplus_2

“Ini bentuk kolaborasi positif. Isu stop bullying, stop pelecehan, dan stop tawuran adalah persoalan serius yang harus menjadi perhatian bersama, termasuk pemerintah daerah,” katanya.

Ia menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan agar para siswa memiliki pemahaman yang utuh mengenai dampak kekerasan dan mampu menjaga lingkungan sekolah tetap aman dan kondusif.

Sementara itu, hal senada juga disampaikan Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra.”Ia, menekankan agar seluruh pelajar untuk tidak melakukan aksi tawuran, menjauhi narkoba, minuman keras bahkan perbuatan asusila yang pada akhirnya merusak masa depan dan dunia pendidikan,” ujarnya.

Baca juga  UPTD SDN Pondok Benda 01 Gelar Maulid Nabi, Kepala Sekolah: Momen Penting Bentuk Karakter Siswa

Kegiatan tersebut juga melibatkan, Dispora Tangsel, Diskominfo Tangsel, Satpol-PP Tangsel, Jajaran Polres Tangsel Polsek Pamulang, dan juga jajaran TNI (Koramil Pamulang).

Aksi Damai Pelajar Vol.4 pun diharapkan menjadi model gerakan serupa di kota-kota lain. Di tengah kekhawatiran meningkatnya konflik remaja, inisiatif berbasis komunitas seperti ini dinilai mampu menghadirkan ruang dialog sekaligus memperkuat solidaritas generasi muda.

(RN)