BantenOne.com |Tangerang Selatan – Kepedulian terhadap masyarakat ditunjukkan Pamulang Woodball Club (PWbc) melalui penyelenggaraan kegiatan bakti sosial bertajuk “Satu Lapangan, Seribu Kebaikan” yang berlangsung pada Sabtu (27/6/2026) di Perumahan Pamulang Permai I Blok A2 No. 6–7, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan yang semula menjadi rangkaian kompetisi woodball tersebut tetap terlaksana meski turnamen dibatalkan. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, dengan puluhan warga dari Pamulang hingga wilayah Cisauk memadati lokasi untuk mengikuti berbagai layanan sosial yang disediakan panitia.
Beragam kegiatan digelar dalam bakti sosial ini, di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, khitanan massal bagi 24 anak, santunan untuk 30 anak yatim, bazar pakaian layak pakai, serta pembagian 131 paket sembako kepada masyarakat.
Acara turut dihadiri Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Fraksi PDI Perjuangan Wanto Sugito, S.Sos.I., M.Sos., Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi PDI Perjuangan Iwan Rahayu, S.E., Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Yulius Setiarto, S.H., M.H., warga RW 10 dan RW 12, serta jajaran pengurus PWBC.
Ketua Pelaksana, Supriyadi, menjelaskan bahwa bakti sosial ini pada awalnya merupakan bagian dari rangkaian kompetisi woodball yang telah dipersiapkan sejak tiga bulan lalu. Kompetisi dijadwalkan berlangsung pada hari ini dan 28 Juni 2026, namun harus dibatalkan menyusul adanya pembebasan lahan jalur pipa gas oleh PT Pertamina yang selama ini digunakan sebagai arena pertandingan dan latihan.
Meski demikian, ia bersyukur kegiatan sosial tetap dapat terlaksana dengan baik dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Menurutnya, PWbc selama ini telah melahirkan atlet-atlet berprestasi, termasuk peraih dua medali emas yang mewakili Provinsi Banten pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Karena itu, ia berharap Pemerintah Provinsi Banten maupun Pemerintah Kota Tangerang Selatan dapat memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan cabang olahraga woodball, termasuk penyediaan fasilitas latihan yang memadai.
Ketua WBA sekaligus Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Wanto Sugito, menilai kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa organisasi olahraga memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar mengejar prestasi di arena pertandingan.
Menurutnya, olahraga juga dapat menjadi wadah membangun kepedulian sosial, mempererat silaturahmi lintas usia dan profesi, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat menginspirasi komunitas lain untuk terus menghadirkan aksi-aksi sosial yang berdampak positif.
Selain itu, Wanto juga mendorong PWbc agar terus mempersiapkan atlet secara maksimal menjelang ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang, sehingga mampu menyumbangkan medali emas bagi Kota Tangerang Selatan.
Apresiasi juga disampaikan Ketua Umum WBA Banten, Suhendar Wijaya. Ia mengungkapkan bahwa pembatalan kompetisi bukan menyurutkan semangat para pengurus dan atlet untuk tetap berbagi kepada masyarakat.
Suhendar menjelaskan, sejak 2013 PWBC memanfaatkan kawasan jalur gas sebagai lokasi latihan dan penyelenggaraan berbagai kompetisi. Namun, dengan adanya pembebasan lahan oleh PT Pertamina, aktivitas olahraga di lokasi tersebut harus dihentikan.
Meski menghadapi keterbatasan fasilitas, pihaknya terus berupaya menjaga pembinaan atlet. Menjelang Kejuaraan Nasional Woodball pada Juli 2026 di Jakarta, PWbc telah berkoordinasi dengan sejumlah sekolah di sekitar Pamulang agar lapangan sekolah dapat dimanfaatkan sementara sebagai tempat latihan.
Ia berharap Pemerintah Provinsi Banten maupun Pemerintah Kota Tangerang Selatan dapat memberikan dukungan yang lebih serius terhadap perkembangan olahraga woodball, termasuk menyediakan lapangan permanen sebagai pusat pembinaan atlet.
Melalui kegiatan bertema “Satu Lapangan, Seribu Kebaikan”, PWbc menunjukkan bahwa semangat olahraga tidak hanya diwujudkan melalui torehan prestasi, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
(RN)




