BantenOne.com | BERITA,. – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap biaya perjalanan sehari-hari. Kondisi ini membuat banyak warga mulai mencari cara agar pengeluaran transportasi tetap terkendali tanpa mengurangi aktivitas.
Melihat situasi tersebut, Pemerintah Kota Tangerang mengajak masyarakat memanfaatkan transportasi umum yang telah tersedia, yakni Bus Tayo dan Angkot Si Benteng. Kedua layanan ini menawarkan tarif yang sangat terjangkau, hanya Rp2 ribu untuk sekali perjalanan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan penggunaan transportasi umum dapat menjadi solusi bagi masyarakat di tengah penyesuaian harga BBM. Selain membantu menghemat biaya, langkah ini juga dinilai mampu mengurangi kepadatan kendaraan di jalan.
Menurutnya, layanan Bus Tayo terus ditingkatkan dari sisi kenyamanan dan aksesibilitas agar semakin diminati masyarakat. Saat ini Bus Tayo melayani empat koridor strategis yang menghubungkan berbagai kawasan di Kota Tangerang.
Sementara itu, Angkot Si Benteng berfungsi sebagai moda pengumpan atau feeder yang menjangkau kawasan permukiman dan terintegrasi dengan titik-titik transportasi lainnya. Kehadiran layanan ini diharapkan mempermudah mobilitas warga tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Pemkot Tangerang berharap semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan transportasi umum sebagai bagian dari perubahan pola mobilitas sehari-hari. Selain mengurangi beban pengeluaran akibat kenaikan BBM, penggunaan angkutan umum juga dinilai mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Achmad Suhaely mengimbau masyarakat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan karena selain lebih hemat, perjalanan dengan Bus Tayo maupun Angkot Si Benteng juga dirancang agar aman dan nyaman.
Melalui langkah tersebut, Pemkot Tangerang optimistis masyarakat tetap dapat menjalankan aktivitas secara produktif tanpa terbebani peningkatan biaya perjalanan di tengah dinamika harga BBM. *




