Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Kota Tangerang Gelar Sosialisasi PATBM dan DKRPPA

BantenOne.com | Kota Tangerang,- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang malalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dan Desa Kelurahan Ramah Peduli Perempuan dan Anak (DKRPPA) di Ruang Al Amanah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (26/5/25).

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat dari tiap kecamatan di Kota Tangerang. Sosialisasi ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan Pemkot Tangerang kepada masyarakat sampai tingkat RT/RW agar mempermudah masyarakat dalam melakukan pengaduan.

Baca juga  Rakor Bersama Kemensetneg, Sekda Tangsel Harapkan Sinergi Semua Stakeholder dalam Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

“Sosialisasi ini untuk seluruh kecamatan yang ada di Kota Tangerang. Kami targetkan setiap bulannya satu kecamatan serta 200 peserta tiap sesinya,” jelas Tihar.

Lanjutnya, sosialisasi ini menghadirkan narasumber profesional dari akademisi dan psikolog perguruan tinggi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) dan Universitas Pamulang (UNPAM). Adapun materi yang diberikan yaitu tentang pengetahuan dasar tentang kekerasan pada perempuan dan anak.

Baca juga  Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih HUT RI ke 79 Tingkat Kecamatan Cipondoh

“Saya harap dengan sosialisasi ini, para kader PATBM bisa lebih mengetahui tentang kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak. Sehingga nantinya pelaporan pada kasus tersebut bisa dilakukan dengan segera dan bisa mengurangi kasus seperti ini,” harapnya.

Salah satu narasumber Listyaningsih menjelaskan, dirinya memberikan penguatan kepada lapisan masyarakat tentang PATBM dan juga DKRPPA. Ia mengaku antusias para peserta sosialisasi ini sangat luar biasa serta menyimak semua informasi yang diberikan.

Baca juga  Kado HUT ke-33 Kota, Pemkot Tangerang Luncurkan “Bang Sama”

“Kita berikan informasi bahwasannya masyarakat harus lebih peduli terhadap kasus kekerasan pada perempuan dan anak, terutama di lingkungan terdekatnya,” jelas Ningsih.

Haryo