Ciledug bebesanan tempo doeloe Dan Seni budaya betawi | BantenOne

Ciledug bebesanan tempo doeloe Dan Seni budaya betawi

Hut kota tangerang Yang 26 tahun sekecamatan ciledug gelar acara kegiatan bebesan yang di selengarakan di lapangan bola sudimara barat tanggal (26/01/19)

Kesempatan Kali ini untuk memeriahkan Hut kota tangerang ciledug RW 08 lembang sudimara barat Yang dikomandoi oleh Harisandi ber partisipasi dengan berpakaian ala betawi tempo dulu dengan mengisi acara bebesanan dengan bawaan Dan seserahan ala betawi, palang pintu adalah adat penerimaan tamu sebelum seserahan diterima oleh pihak wanita,partisipasi INI melibatkan pemuda lembang Dan tokoh-tokoh masyarakat setempat.

Dalam acara tersebut pesertanya dari unsur masyarakat dari masing-masing kelurahan sekecamatan ciledug
acara tersebut yaitu
Lenong Berawi Pawai Budaya Dan Nikahin Calon Manten.

Peserta diupayakan memakai pakaian adat betawi tempo dulu Yang dimana peserta tersebut dari masing-masing kelurahan SE kecamatan ciledug, dalam pagelaran acara Hut kota tangerang Yang 26 juga dibuka stand- stand untuk aneka makanan Dan jajanan tradisional betawi

Acara pawai budaya betawi merupakan Salah satu kesenian yang harus diangkat kelestariannya agar kesenian daerah tidak terkikis oleh perkembangan jaman pada saat INI.

Masing-masing keluruhan harus menunjukan kebolehannya dalam acara pawai budaya betawi Dan kesenian betawi,misal dengan acara seserahan manten diadakannya palang pintu dan seserahan yang biasa dilakukan oleh adat betawi.

Untuk meningkatkan pengetahuan kepada generasi-generasi mendatang dalam acara hut kota tangerang diadakan lenong betawi sebagai bentuk pengentahuan kepada umum bahwa adat dan istiadat betawi merupakan adat yang perlu diketahui sebagai sejarah untuk para generasi yang mendatang.

Telah ditemui media ini salah satu peserta” saya sangat bangga dengan adanya HUT kota tangerang ini yang dimana saya tidak mengetahui adat betawi dan kesenian betawi setidaknya saya sedikit mengetahui tentang kesenian-kesenian betawi yang mengental diwilayah saya sendiri”ujar hendrik salah satu peserta.(gito/anwar)