Banten One | TANGERANG SELATAN – Sebagai bentuk kepedulian terhadap tingginya risiko perilaku seks bebas di kalangan remaja, mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Yatsi Madani (UYM) menggelar penyuluhan kesehatan reproduksi di UPT Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 2, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut mengangkat tema “Pencegahan Perilaku Seks Bebas Melalui Edukasi Kesehatan Reproduksi” dan diikuti para remaja binaan di panti yang berlokasi di Jalan AMD Babakan Pocis, Bakti Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.
Penyuluhan merupakan implementasi dari mata kuliah Promosi Kesehatan dan Pendidikan Kesehatan yang dibimbing oleh Ns. M. Martono Diel, S.Kep., M.Kep. Sebanyak tujuh mahasiswa diterjunkan sebagai tim penyuluh, yakni Naela Veriska Wahyu Pramesty, Anis Septiani Salsabila, Silvia Sapitri, Deswita Amelia, Atikah Asriani Putri Sepriansyah, Putri Elya Nasita, dan Dzatul Muammar Salim Alfurqon.
Kehadiran tim mahasiswa disambut baik oleh Kepala UPT Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 2, Drs. Henri Perez Sitorus, M.Si, bersama jajaran, di antaranya Kepala Sub Bagian Tata Usaha Siti Djulaeha, S.Sos., M.Si, Plh. Kepala Satuan Pelaksana Pembinaan Sosial Ade Supriyanto, Kepala Satuan Pelaksana Pelayanan Sosial Pawit Paulida, S.Ip., M.Si, Pekerja Sosial Ahli Pertama Yoshi Saputra Panggabean, S.Tr.Sos, serta Pekerja Sosial Terampil Kemiran.
Dalam penyuluhan, mahasiswa menyampaikan materi mengenai kesehatan reproduksi remaja, dampak negatif perilaku seks bebas dari sisi kesehatan maupun sosial, serta pentingnya membangun pergaulan yang sehat dan bertanggung jawab.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab sehingga peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Salah satu perwakilan tim mahasiswa menyampaikan bahwa edukasi kesehatan reproduksi menjadi bekal penting bagi remaja dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital.
”Edukasi kesehatan reproduksi merupakan hak setiap remaja. Melalui pemahaman yang benar dan berdasarkan ilmu pengetahuan, diharapkan mereka mampu mengambil keputusan yang bertanggung jawab demi masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Universitas Yatsi Madani menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Edukasi seperti ini diharapkan mampu menekan risiko perilaku menyimpang serta membentuk remaja yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menjadi generasi penerus bangsa.




