‎SPMB 2026 MTsN 2 Kota Tangerang Berjalan Lancar, Kepala Madrasah: Seleksi Dilaksanakan Secara Transparan dan Objektif

Banten One | ‎KOTA TANGERANG – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di MTs Negeri 2 Kota Tangerang berlangsung dengan tertib, lancar, dan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, serta akuntabilitas.

‎Kepala MTsN 2 Kota Tangerang, Muhamad Suryadi, S.Pd, menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan Kementerian Agama, sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik.

Baca juga  Acara Perpisahan Dan Kenaikan Kelas Di SDN Dewi Sartika Tahun Pelajaran 2021/2022

‎”Kami berkomitmen menyelenggarakan proses SPMB secara jujur, transparan, dan objektif. Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengikuti proses seleksi sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan,” ujar Muhamad Suryadi.

‎Ia menjelaskan, tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di MTsN 2 Kota Tangerang menjadi motivasi bagi pihak madrasah untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik dalam bidang akademik maupun pembinaan karakter keislaman.

Baca juga  Kurikulum Merdeka, Gelar Karya P5, SDN Panunggangan 1 Pinang Kota Tangerang

‎Menurutnya, MTsN 2 Kota Tangerang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang berakhlakul karimah, memiliki wawasan teknologi, serta mampu bersaing di era global.‎

‎”Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua dan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada MTsN 2 Kota Tangerang. Semoga peserta didik yang diterima dapat mengikuti proses pendidikan dengan baik dan menjadi generasi yang berprestasi serta berkarakter,” tambahnya.

Baca juga  Teknologi Semakin Canggih Dindikbud Berharap Guru-guru di Tangsel Lebih Berinovasi Lagi

‎Panitia SPMB juga mengimbau seluruh calon peserta didik dan orang tua untuk terus mengikuti informasi resmi melalui kanal komunikasi MTsN 2 Kota Tangerang guna menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.