title% | BantenOne.com

Bapanas Pastikan Pangan Kota Tangerang Aman, Pengawasan Ketat Dilakukan di Pasar Tradisional dan Modern

Banten One | Kota Tangerang, – Keamanan pangan menjadi perhatian utama pemerintah dalam memastikan masyarakat mendapatkan produk konsumsi yang sehat dan berkualitas. Kabar baiknya, Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan komoditas pangan yang beredar di Kota Tangerang dalam kondisi aman dan layak dikonsumsi.

Kepastian tersebut disampaikan setelah Bapanas melakukan supervisi keamanan dan mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) di Fresh Market Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Keamanan Pangan Sedunia sekaligus memperkuat pengawasan terhadap produk pangan yang beredar di masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tim pengawas mengambil sejumlah sampel pangan untuk dilakukan pemeriksaan langsung di lokasi. Berbagai komoditas yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat turut diuji, mulai dari sayuran segar, telur, ikan hingga daging ayam.

Baca juga  Dukung Produk UMKM, Disperindagkop UKM Kota Tangerang Fasilitasi Nutrition Fact Gratis

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Susanto, mengatakan pengawasan dilakukan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pangan dari hulu hingga ke tangan konsumen.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan produk yang dijual di pasar tradisional maupun pasar modern memenuhi standar keamanan pangan dan bebas dari kandungan berbahaya.

“Kami ingin memastikan langsung kondisi keamanan pangan yang beredar di masyarakat. Sampel yang kami ambil telah dilakukan pemeriksaan dan hasilnya menunjukkan kondisi yang baik,” ujar Andriko.

Hasil pengawasan menunjukkan bahwa sejumlah komoditas pangan yang diperiksa tidak mengandung zat berbahaya dan memenuhi standar keamanan yang ditetapkan. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa sistem pengawasan pangan di Kota Tangerang berjalan dengan baik.

Selain melakukan pemeriksaan produk, Bapanas juga meninjau fasilitas pengujian keamanan pangan yang tersedia di lokasi pasar. Keberadaan fasilitas tersebut dinilai sangat membantu dalam memberikan jaminan keamanan produk kepada masyarakat.

Baca juga  Jelang Idulfitri 1447 H, Disperindagkop UKM Kota Tangerang Intensifkan Pengawasan Parsel Lebaran

Andriko menyebut Kota Tangerang menjadi salah satu daerah yang telah memiliki sistem pengawasan keamanan pangan yang cukup baik. Hal itu terlihat dari aktifnya layanan pengujian serta kesadaran para pelaku usaha dalam menjaga kualitas produk yang dipasarkan.

“Beberapa sampel yang diperiksa tidak menunjukkan adanya kandungan berbahaya. Ini menunjukkan pengawasan yang dilakukan sudah berjalan dengan baik dan memberikan perlindungan kepada masyarakat sebagai konsumen,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Muhdorun, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam mendukung program pengawasan keamanan pangan secara berkelanjutan.

Saat ini, Pemkot Tangerang telah menyediakan 21 pojok uji keamanan pangan gratis yang tersebar di berbagai pasar tradisional maupun pasar modern. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh pedagang maupun masyarakat untuk memastikan kualitas produk yang dibeli atau dijual.

Baca juga  Jelang Idulfitri 1447 H, Disperindagkop UKM Kota Tangerang Intensifkan Pengawasan Parsel Lebaran

Menurut Muhdorun, keberadaan layanan pengujian gratis tersebut menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk pangan yang beredar di Kota Tangerang.

Tidak hanya melakukan pengawasan rutin, DKP Kota Tangerang juga terus memberikan edukasi kepada pelaku usaha dan masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan pangan demi kesehatan bersama.

Dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha dan masyarakat, Kota Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pangan yang sehat, aman dan berkualitas. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi masyarakat saat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.