TANGERANG SELATAN, BantenOne.com – Forum Teknis Indonesia (FORTEKIN) angkat suara dalam momentum Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Organisasi ini menyoroti kondisi kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) tenaga teknis yang dinilai belum mendapat perhatian optimal.
FORTEKIN merupakan wadah yang menghimpun tenaga teknis pemerintah dari unsur PNS, PPPK, hingga PPPK paruh waktu. Dalam pernyataannya, mereka menegaskan komitmen untuk memperjuangkan hak, perlindungan, serta peningkatan profesionalisme anggotanya.
Sekretaris FORTEKIN, Firmansyah, menyampaikan bahwa tenaga teknis memiliki kontribusi besar dalam penyelenggaraan pelayanan publik, termasuk dalam pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di berbagai sektor.
“Peran tenaga teknis sangat strategis, namun perhatian terhadap kesejahteraannya masih perlu ditingkatkan,” kata Firmansyah, Kamis (1/5/2026).
Ia menjelaskan, May Day menjadi momentum penting untuk memperkenalkan FORTEKIN kepada publik sekaligus menyampaikan aspirasi tenaga teknis kepada pemerintah.
Dalam tuntutannya, FORTEKIN meminta pemerintah pusat dan daerah lebih serius memperhatikan kesejahteraan ASN tenaga teknis.
Selain itu, mereka juga mendorong kebijakan yang lebih adil dan setara, sebagaimana yang diberikan pada sektor lain seperti kesehatan dan pendidikan.
FORTEKIN turut menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan profesionalisme tenaga teknis sebagai bagian dari reformasi birokrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Firmansyah, kesejahteraan ASN tidak bisa dipisahkan dari kualitas layanan publik. Aparatur yang sejahtera dinilai akan lebih produktif dan memiliki integritas dalam bekerja.
“Tenaga teknis adalah pilar penting dalam pelayanan publik, bukan sekadar pelengkap birokrasi,” tegasnya.
Dalam semangat solidaritas Hari Buruh, FORTEKIN menyatakan siap menjadi kekuatan moral bagi ASN tenaga teknis untuk ikut mendorong terwujudnya pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2030.
Editor : Glend




