Dengan Mengusung Tema "Gaya Hidup Berkelanjutan Dan Bhineka Tunggal Ika" SMPN 15 Tangerang Selatan Adakan P5 | BantenOne.com

Dengan Mengusung Tema “Gaya Hidup Berkelanjutan Dan Bhineka Tunggal Ika” SMPN 15 Tangerang Selatan Adakan P5

BantenOne.com – Kota Tangerang Selatan – Dalam rangka melaksanakan amanat Kurikulum Merdeka, tepat dihari Rabu ini SMPN 15 Kota Tangerang Selatan mengadakan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), dengan mengusung tema “Gaya Hidup Berkelanjutan dan Bhineka Tunggal Ika”, acara diselenggarakan di lapangan Sekolah (16/11/2022).

Acara dihadiri langsung oleh Mamat Rahmat S.Pd, selaku Kepala Sekolah, Adin Wijaya S.Pd selaku Humas, Komite, Korlas, para Guru-guru dan seluruh jajaran staf SMPN 15 Kota Tangerang Selatan, orang tua murid beserta tamu undangan lainnya.

Ketika diwawancarai oleh BantenOne.com, Adin Wijaya S.Pd menjelaskan,” Hari ini SMPN 15 Kota Tangerang Selatan mengadakan kegiatan amanat Kurikulum Merdeka yaitu P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), dimana P5 ini tujuannya adalah disamping anak menerima ilmu dibangku dalam kelas juga di aplikasikan di luar kelas.

” Pada hari ini kita dari 7 projek yang diamanatkan Kurikulum Merdeka ini kita mengambil 2 tema yaitu tema gaya hidup berkelanjutan dan tema kebhineka tunggal ika, dari isi 2 tema itu diantaranya adalah yang ke-1: kami menyikapi tentang hal-hal yang berkaitan dengan sanitasi kebersihan dengan gaya hidup berkelanjutan. Yang ke-2: dari kebhinekaan tunggal ika, kami mengambil keragaman yang ada di Indonesia berkaitan dengan kekayaan-kekayaan bangsa yang memiliki beraneka ragamnya baik itu pakaian, makanan, seni dan lain sebagainya,” jelas Adin.

Baca juga  Siswa SMP di Tangsel Korban Dugaan Perundungan Meninggal di ICU RS Fatmawati

Dari sebelah kiri Mamat Rahmat S.Pd Kepala Sekolah SMPN 15 Kota Tangerang Selatan(BantenOne.com/EDON)
Dari sebelah kiri Mamat Rahmat S.Pd Kepala Sekolah SMPN 15 Kota Tangerang Selatan(BantenOne.com/EDON)

Ditambahkannya,” Pada kesempatan ini anak-anak menampilkan beberapa yang bisa dilaksanakan oleh peserta didik itu contohnya makanan yang dari Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera, ini semua dari anak-anak untuk ditampilkan, sehingga di stand-stand meja itu hampir sekitar 12 aneka ragam makanan.

” Nah itu membuktikan bahwa dari sisi keanekaragaman itu memang bangsa Indonesia memiliki harta yang tidak ternilai harganya, juga dari sisi pakaian juga anak-anak menampilkan dari berbagai macam kepulauan ada yang dari Sumatera, Jawa, DKI Jakarta, Bali dan banyak sekali oleh anak-anak yang di representasikan disini, sehingga ada beberapa hal yang memang oleh anak itu akan di ambil, pertama adalah dari sisi pengetahuan kalau di praktekan begini tentunya menurut teori akan lebih lama ingatnya,” ujarnya

Baca juga  Rakerda Himpaudi Kota Tangsel, Berjalan Sukses

Lebih lanjut Adin memaparkan,” Yang kedua anak memiliki gairah belajar karena memang akan menghilangkan kejenuhan di kelas, sehingga euforia hari ini lain dari pada yang lain, ini merupakan awal tahun di SMPN 15 Kota Tangerang Selatan melaksanakan kegiatan P5, karena dalam Kurikulum P5 ini baru dilaksanakan di kelas 7, nah mungkin tahun depan akan di laksanakan oleh kelas 7,8,9 bisa jadi lapangan akan lebih semarak dan tambah ramai lagi.

” Dan mungkin juga anak-anak akan banyak ide-idenya dari sejumlah kepulauan yang ada di Indonesia atau provinsi, yang sekarang sudah berjumlah 37 provinsi mungkin sudah bisa di representasikan nantinya disini, ya itu harapan-harapan kami dari para pendidik sebagai Guru di sini juga apa yang diinginkan oleh Kurikulum mudah-mudahan bisa terpenuhi,” imbuhnya

Baca juga  SMAN 2 Tangerang Kangkangi SE Dinsdikbud Provinsi Banten

Ditempat yang sama Mamat Rahmat S.Pd selaku Kepala Sekolah sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini,” beliau juga mengungkapkan hal ini tidak lantas menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, namun apa yang didapatkan oleh beliau akan terus diberikan kepada satuan pendidikan tercinta sehingga kedepan SMPN 15 Kota Tangerang Selatan ini akan terus berkembang dan dapat menjadi salah satu Sekolah yang bisa menciptakan beberapa aplikasi dalam bidang teknologi berdasarkan inovasi yang dilakukan termasuk juga keikutsertaan Bapak/Ibu Guru yang menjadi garda terdepan untuk kemajuan satuan pendidikan pada umumnya,” pungkas Mamat.

(EDON)