BantenOne.com, Tangsel–Sehubungan berjalan nya Bank Sampah RWK 015 yang sudah berjalan selama 11 bulan, seperti biasa untuk mempererat tali silaturrahmi antara pengurus dan anggota maka seperti biasa Direktur Bank sampah mengadakan kumpul bersama.
Acara yang berlangsung di Lapak Bank Sampah RWK 015 jalan masjiddarusalam RT 03 RW 15 kelurahan kedaung Kecamatan Pamulang kota Tangsel Banten, minggu 24/12/23.
Acara yang dipimpin langsung oleh Direktur utama Bank Sampah RWK 015 Irna, dengan di hadiri Ketua RW 15 Ade Firmansyah, ketua RT, pengurus serta puluhan pengurus dan anggota.
Hadir pula Kasie pemerintahan kelurahan kedaung Lili Hamid,Babinsa Kedaung Serda Ridwan Fauzan, mahasiswa Universitas Pamulang jurusan Impormatika.

Dalam sambutan Irna, menyampaikan, kegiatan hari seperti biasa setiap 6 ( enam) bulan sekali kita mengadakan kumpul bareng dalam rangka mempererat tali silaturrahmi antar pengurus dan anggota, selain itu di era globalisasi Digitalisasi maka kita juga akan mensosialisasikan bagai mana cara mengolahan sampah dengan cara digital.
Tidak hanya itu, Bank sampah RWK 015 juga dalam waktu dekat akan menggunakan kartu untuk mempermudah nasabah untuk mendapatkan informasi harga sampah pada setiap peninmbangan setiap bulan nya, tentu dengan menggunakan Aplikasi digital akan semakin mudah dan cepat,” jelas irna.
Selanjutnya, Irna berharap kedepanya mengingat kurangnya anggota dan banyak anggota yang kerja maupun kuliah maka dia menegaskan tidak akan menerima sampah yang belum di bersihkan untuk itu dia berharap setiap nasabah bank sampah yang bawa ke bank Sampah harus sudah di bersihkan dahulu,”kata nya.
Sementara Lili hamid, menyampaikan apresiasi nya terhadap bank sampah Rwk 15 ,dia menjelaskan kelurahan kedaung mempunyai 20 RW , namun baru ada 9 bank sampah yang ada, hanya bank Sampah disini salah satunya yang sudah memiliki kartu apikasi digital, Lili berharap di setiap rw harus minimal satu bank Sampah karena menurut nya, selain mengurangi sampah lingkungan juga bisa menambah uang dapur warga, dia mengajak warga kedaung akan sadar keberhasilan lingkungan,”ugkapnya.
Tempat yang sama, mahasiswa Universitas pamulang menjelaskan bagai mana cara menggunakan digital, tentunya warga harus punya hendpon android, dan bagaimana keuntungan jika menggunakan digital dalam melakukan pekerjaan maupun rekap hasil peninbangan dan juga bisa mempersingkat waktu dalam bekerja. ( rus)




