BantenOne.com, Tangsel--Sampah selintas banyak orang barang yang menjijikan, karena terdapat berbagai macam barang sisa baik makanan ,sayuran, dan barang yang bisa menimbulkan bau tidak sedap, pemerintah khususnya kota Tangerang selatan mempunyai banyak pekerjaan rumah ( PR ) dimana sampah yang dihasilkan oleh warga baik perumahan maupun pasar.
Sampah yang dihasilkan dari masyarakat setiap hari bisa mencapai ratusan ton setiap hari, sedangkan tempat pembuangan sampah akhir ( TPA ) sangat terbatas dikarenakan minimnya lahan yang terdapat di wilayah kota Tangerang Selatan.
Oleh karena nya, pemerintah melalui Dinas lingkungan hidup ( DLH) mempunyai program yaitu Bank Sampah yang di wajibkan disetiap lingkungan Rw harus memiliki Bank sampah guna untuk memilah sampah, selain bisa mengurangi debit sampah yang akan di buang ke TPA sampah juga bisa menghasilkan uang dan bisa meningkatkan perekonomian keluarga.
Tidak hanya itu, memilah sampah pada bank sampah merupakan kewajiban kita untuk membersihkan lingkungan, selain bisa kebersihan lingkungan juga bisa menjauhkan dari berbagai penyakit yang bisa dihasilkan dari sampah seperti DBD yang dihasilkan dari nyamuk.
Pemilahan sampah merupakan suatu proses kegiatan pengelolaan yang dimulai dari pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan hingga pembuangan, pemilahan sampah itu sendiri bertujuan untuk memudahkan pembuangan dan pengolahan kembali, untuk memisahkan pembuangan sampah organik, non organik dan sampah B 3 dan untuk membuat sampah menjadi ramah terhadap lingkungan pemilahan sampah merupakan langkah awal untuk menekan tumpukan sampah di TPA.

Pemilahan sampah rumah tangga dapat dibedakan menjadi 3 yaitu.
1. Sampah organik sampah organik bisa di uraikan secara alami contohnya sisa makanan, kulit buah buahan, cangkang telur, dedaunan, potongan rumput dan laninya.
2, Sampah An Organik.
Sampah Anorganik di uraikan secara alami sehingga membutuhkan waktu lama sekitar ratusan tahun sehingga tidak dapat teruraikan sama sekali contohnya plastik, kaca,, besi, karet, Sterofoam dan lain lain.
3, Sampah B3 ( bahan berbahaya dan bercun).
Sampah B3 merupakan sampah dari bahan kimia berbahaya dan beracun, contohnya barang elektronik, Baterai, obat obatan kaleng bekas cat dan lain sebagainya.
Untuk itu pemerintah mengajak masyarakat untuk memilah sampah jadikan slogan ” sampahku tanggung jawabku” sehingga kita akan selalu ingat akan kebersihan lingkungan. ( ADV )
Editor : Rusdan




