Bersama Forkopimda Kapolres Cirebon Kota Tinjau Harga Kebutuhan Bahan Pokok Di Pasar Jagasatru | BantenOne.com

Bersama Forkopimda Kapolres Cirebon Kota Tinjau Harga Kebutuhan Bahan Pokok Di Pasar Jagasatru

BantenOne.com – Polres Cirebon Kota – Kapolres Cirebon Kota, AKBP Muhammad Rano Hadiyanto bersama Forkopimda meninjau harga dan stok kebutuhan bahan pokok di Pasar Jagasatru, Selasa (19/3/2024).

Peninjauan yang di Pimpin Pj. Wali Kota Cirebon, Drs Agus Mulyadi itu menyisir sejumlah pedagang bahan pokok seperti telur ayam, daging ayam, cabai dan beras yang banyak diburu masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisa harga – harga pokok yang sudah ditentukan dan harga jual kesepakatan pada pedagang Pasar,” ucap AKBP Muhammad Rano Hadiyanto.

Baca juga  1007 KPM Warga Desa Kedung Waringin Dapat Bantuan Pangan Beras

Dijelaskan Kapolres Cirebon Kota, hasil dari kegiatan tersebut adalah terlaksananya pengecekkan sidak harga Pasar untuk menghindari terjadinya mal administrasi dan kecurangan pada nilai harga di Pasar Jagasatru.

Sementara itu, Pj Wali Kota Cirebon, Drs Agus Mulyadi menuturkan, kegiatan ini sebagai upaya menekan harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan dengan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Baca juga  Aliansi Mahasiswa GMNI Mendukung Pelaksaan KTT ASEAN di Labuan Bajo

“Rencananya Program GPM akan terus digulirkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon hingga jelang hari Raya Idul fitri 1445 Hijriah,” tutur Drs Agus Mulyadi.

Berdasarkan hasil monitoring TPID Kota Cirebon di Pasar Jagasatru, harga beras medium semula Rp. 14.500 per kilogram turun menjadi Rp. 14.000 per kilogram. Semua jenis cabai mengalami penurunan, contohnya cabai rawit hijau semula Rp. 50.000 per kilogram turun menjadi Rp. 40.000 per kilogram.

Baca juga  Vaksinasi Merdeka Polres Bogor di Gelar di Wilayah Parung

Sementara kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan yakni telur ayam semula Rp. 28.000 per kilogram menjadi Rp. 30.000 per kilogram. Daging ayam semula Rp. 30.000 per kilogram menjadi Rp. 31.500 per kilogram, tutur Drs Agus Mulyadi. Pewarta : (Markus.T).