PGRI Pamulang Dorong Transformasi Peran Guru di Tengah Arus Digitalisasi Pendidikan | BantenOne.com

PGRI Pamulang Dorong Transformasi Peran Guru di Tengah Arus Digitalisasi Pendidikan

PGRI Pamulang Dorong Transformasi Peran Guru di Tengah Arus Digitalisasi Pendidikan

Oplus_131072

BantenOne | Tangerang Selatan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pamulang kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dengan menggelar kegiatan pembinaan dan pendampingan guru di era digital. Program ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas tenaga pendidik dalam menghadapi perubahan lanskap pembelajaran yang semakin berbasis teknologi.

Kegiatan yang diikuti ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan tersebut dirancang sebagai ruang peningkatan kompetensi sekaligus penguatan peran guru di tengah tuntutan pendidikan modern. Digitalisasi dinilai bukan sekadar perubahan alat, melainkan transformasi menyeluruh terhadap pola mengajar, cara berpikir, serta pendekatan pendidikan kepada peserta didik.

Acara ini turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Camat Pamulang H. Mukroni, SE, M.Si, Kp, Ketua PGRI Kota Tangerang Selatan Drs. H. Hamdani, MM, Ketua K3S Kecamatan Pamulang Sofyan Hadi, S.Pd., M.M, pengawas pendidikan Bunda Iik, Wakapolsek Pamulang AKP Mulyadi, SH, Danramil Pamulang Mayor KAV Sjahrul Asari, serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan.

Baca juga  Ribuan Santri Ramaikan Pemkot Tangsel, Pilar: Mereka Aset dan Pondasi untuk Membangun Bangsa

Oplus_131072

Ketua PGRI Kecamatan Pamulang, Suwito, S.Pd., MM., menyampaikan bahwa guru saat ini dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, peran pendidik tidak lagi terbatas pada penyampaian materi di ruang kelas, tetapi juga sebagai pembimbing, inspirator, dan agen perubahan di tengah masyarakat.

“Era digital menuntut guru untuk terus belajar dan berinovasi. Kompetensi pedagogik dan profesional harus berjalan seiring dengan penguatan karakter dan etika profesi,” ujar Suwito dalam sambutannya.

Dalam pembinaan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, pengembangan metode ajar yang kreatif dan interaktif, hingga penguatan integritas dan profesionalisme guru. Materi disampaikan secara dialogis sehingga mendorong partisipasi aktif para peserta.

Baca juga  Yayasan Sekolah Tunas Agung Menyalahi Aturan,  PKWT Tidak Sesuai dan Manipulasi Data BPJS

Suasana kegiatan berlangsung dinamis dengan sesi diskusi dan berbagi pengalaman antar guru. Forum ini menjadi wadah untuk bertukar praktik baik dalam menghadapi tantangan pembelajaran, khususnya dalam menyesuaikan metode mengajar dengan karakter peserta didik di era digital.

Camat Pamulang, H. Mukroni, memberikan apresiasi terhadap peran aktif PGRI Kecamatan Pamulang dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sumber daya manusia sangat bergantung pada kualitas pendidik.

“Guru adalah fondasi utama pendidikan. Upaya pembinaan seperti ini sangat penting untuk memastikan guru mampu menjawab tantangan zaman dan menghasilkan generasi yang unggul,” kata Mukroni.

PGRI menilai bahwa pembinaan berkelanjutan merupakan kebutuhan mendesak di tengah dinamika pendidikan yang terus berkembang, mulai dari perubahan kebijakan, kurikulum, hingga percepatan adopsi teknologi dalam proses belajar mengajar.

Baca juga  Perpustakaan SDN 02 Parigi lama Kecamatan Pondok Aren Butuh Perhatian Pemerintah Tangsel 

Sejumlah peserta mengaku memperoleh manfaat besar dari kegiatan tersebut. Selain memperkaya wawasan pedagogik dan literasi digital, pembinaan ini juga meningkatkan motivasi serta memperkuat jejaring profesional antar pendidik.

Ke depan, para guru berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten dengan menghadirkan materi dan narasumber yang selaras dengan kebutuhan di lapangan, khususnya dalam menghadapi tantangan pembelajaran generasi digital.

Melalui kegiatan ini, PGRI Kecamatan Pamulang kembali menegaskan perannya sebagai organisasi profesi yang aktif, progresif, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan sistem pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan berorientasi pada masa depan bangsa.

(RN)