TANGERANG SELATAN, BantenOne.com – Proyek Accola Sport Centre di Jalan Al Hikmah, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan mulai menuai sorotan.
Meski promosi dilakukan secara besar-besaran melalui pemasangan umbul-umbul dan spanduk, proyek di atas lahan sekitar 1,4 hektar itu diduga belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Pantauan di lokasi menunjukkan atribut promosi Accola Sport Centre terpasang di sejumlah titik sekitar kawasan proyek. Pengembang bahkan disebut menargetkan operasional fasilitas olahraga dan gaya hidup tersebut pada September 2026.
Proyek yang dikembangkan PT DMS Laguna, anak usaha PT DMS Propertindo Tbk itu bakal menghadirkan fasilitas padel, mini soccer hingga gym.
Namun, di tengah agresifnya promosi, warga mempertanyakan legalitas pembangunan dan dampak lingkungan yang hingga kini diduga belum sepenuhnya mengantongi izin PBG.
“Kalau promosinya sudah jalan besar-besaran, harusnya izin juga sudah lengkap. Jangan sampai nanti menimbulkan masalah buat warga sekitar,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Tak hanya soal legalitas bangunan, warga juga mulai menyoroti potensi dampak lingkungan dari pembangunan proyek tersebut.
Aktivitas pembangunan di lahan cukup luas itu dikhawatirkan memicu persoalan drainase, kemacetan hingga gangguan kenyamanan lingkungan sekitar apabila tidak dikaji secara matang.
Menurut warga, pemerintah daerah perlu melakukan pengawasan ketat agar pembangunan tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan bagi masyarakat sekitar.
Sorotan terhadap proyek ini menambah daftar persoalan pembangunan di Kota Tangerang Selatan yang belakangan kerap dikaitkan dengan dugaan lemahnya pengawasan perizinan.
Sejumlah proyek bangunan maupun reklame sebelumnya juga sempat disorot karena diduga belum melengkapi izin namun sudah dipasarkan secara luas.
Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi terkait status PBG dan dokumen lingkungan proyek Accola Sport Centre kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang Selatan masih terus diupayakan.
(Nd/Gl)




