Polisi Di Majalengka Ungkap Kasus Tipu Gelap Yang Mengatas Namakan Wakil Bupati Majalengka

BantenOne.com – Polres Majalengka – Sat Reskrim Polres Majalengka mengungkap Kasus Tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan dengan menggunakan Handphone yang mengatas namakan Wakil Bupati Kabupaten Majalengka, Senin (21/11/2022).

“Kita mengetahui Kejadian ini, pada tanggal 17 Agustus 2022 Pukul 16.00 Wib ada seorang pelaku berinisial HS (31) Tahun, merupakan warga Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, yang merupakan Narapidana di Lapas Jatim,” kata Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi didampingi Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Febry H. Samosir dan KBO Sat Reskrim Polres Majalengka, Iptu Iwan Satari, pada disaat Konfrensi Pers di Lobi Mapolres Majalengka.

Selain HS (31) Tahun, kami juga mengungkap Pelaku lainnya yang Inisial PK (27) Tahun, warga Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya yang merupakan Narapidana di Lapas Jatim dan SL (40) Tahun, warga Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri yang juga merupakan Narapidana di Lapas Jatim.

Dan yang ada disin,i Pelaku Inisial DP (22) Tahun, warga Kecamatan Jambangan, Kota Surabaya dan SN (29) Tahun warga Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya,” terang Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi.

“Pelaku HS melakukan perbuatan tersebut dengan modus menghubungi dengan Handphone ke salah satu DKM Masjid yang ada di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, kemudian DKM tersebut diberikan Informasi bahwa ada Dana untuk Perbaikan dan Renovasi Masjid dari Wakil Bupati Majalengka, Kemudian tersangka HS mengirimkan bukti transfer bohong yang sehingga korban percaya dan mengirimkan sejumlah uang kepada salah satu pelaku.

Ada pun peran pelaku HS (31) Tahun, berperan mengaku sebagai Wakil Bupati Majalengka, dan Ustad Yahya selaku pengurus Panti Asuhan Al Ikhlas yang berada di Bekasi dan penerima uang transfer dari pelaku PK (27) Tahun.

Tersangka DP (22) Tahun berperan sebagai pemilik Rekening Bank BSI, penerima uang transfer dari korban (DKM) dan mengirimkan kembali uang ke akun Sakuku PK, ujar
Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi.

Untuk Tersangka PK (27) Tahun, sebagai Penerima uang transfer dari DP dan Pemilik akun Sakuku serta mentransfer kembali uang tersebut kepada HS.

Kemudian untuk Tersangka SL (40) Tahun dan SN (29) Tahun sebagai yang mengedit atau membuat bukti transfer BRImo,” ungkap Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi.

Dari rangkaian penyelidikan dan penyidikan setelah mendapatkan laporan dari DKM kita mengamankan DP (22) Tahun dan dari hasil penyelidikan lanjutan kita mengamankan Pelaku yang lainnya.

Para pelaku ini melakukan perbuatan tersebut dari dalam Lapas di Jatim,” ucap Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi.

Dengan adanya Kejadian ini Korban mengalami Kerugian sebesar Rp 12 juta rupiah, serta untuk pelaku HS dijerat pasal 378 dan atau 372 KUHP pidana, dihukum penjara selama – lamanya 4 (Empat) Tahun.

Sedangkan untuk Pelaku DP, PK, SL dan SN dijerat Pasal 55 KUHP pidana Jo 56 KUHP pidana Jo 378 KUHP pidana dan atau 372 KUHP pidana.” tutup Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi. Pewarta (Markus.T BantenOne Group).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.