BantenOne.com, Tangsel | Tarung Derajat cetak sejarah mempersembahkan medali emas pada PON XXI yang berlangsung di Provinsi Aceh – Sumut M.Ahsanul Bayan perwakilan provinsi Banten, meraih medali emas pada hari terakhir dalam Final mengalahkan Tim Jawa Barat.
Pemuda Asal Kelurahan Kedaung Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan menceritakan pada laga terakhir begitu ketat di awal ronde pertama Bayan sempat mengikuti irama permainan lawan namun berkat arahan pelatih yang menganjurkan untuk tetap fokus pada permainan seperti biasanya akhirnya Bayan bisa mengalahkan lawan nya yang berasal dari Jawa Barat.
Medali emas pada pada kejuaraan tingkat nasional tentunya tidak mudah bagi atlit yang ingin lolos pada ajang olahraga bergengsi tersebut.
Namun Dibalik kesuksesan nya Bayan, ada tertanam kekecewaan pada Dinas terkait khususnya Dispora yang kurang perhatian terhadap Atlit.
Bayan menceritakan kepada Wartawan Beritajurnalis.net dan BantenOne.com, Selama dalam pelatihan Dua bulan terakhir dia harus tidur di sebuah kantin Pol PP yang banyak nyamuk.
“Dua bulan bang saya tidur di kantin Pol PP Tangsel karena kamar tempat saya tidur sebelum nya kuncinya di ambil oleh Oknum Sekdis Dispora, dengan alasan ruangan tersebut tempat Ruangan Drum Band terpaksa saya tidur di kantin selama dua bulan bang,”jelas Bayar Sabtu 21/09/2024.
Bayan melanjutkan perbincangan, saya tidur di kantin itu orang tua saya ngak ada yang tahu bang cuma adek dan kakak saya aja yang tau, tetapi dia tetap semangat yang selalu di motivasi oleh pelatih katanya.
Orang Tua Bayan sangat kecewa, kepada pemerintah khususnya Dinas Olah raga kota Tangerang Selatan, bagai mana atlit mau punya prestasi kalau kurang perhatian dari pemerintah, saya pas dengar anak saya selama dua bulan tidur di kantin terasa teriris hati haya kata Iskandar warga RW 10 Kelurahan Kedaung Kecamatan Pamulang.
( Rusdan )




