Miris, Pengguna Jalan Raya Ceger Tangsel Terganggu Akibat Genangan Air | BantenOne.com

Miris, Pengguna Jalan Raya Ceger Tangsel Terganggu Akibat Genangan Air

BantenOne.com,Tangsel-Pengguna kendaraan yang melintasi Jalan Ceger Raya di Kelurahan Jurang Mangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan merasa terganggu. Pasalnya dikawasan itu kerap digenangi air got dan tercium aroma tak sedap.

Berdasarkan infornasi warga sekitar bahwa, genangan air di jalan kawasan itu, terjadi sejak beberapa bulan lalu. Namun, hingga kini belum ada solusi dari unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) setempat maupun dari Pemkot Tangsel terutama dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga Dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel.

Dari pantauan wartawan, terlihat genangan air di Jalan Raya Ceger tepatnya di depan Gang Swadaya Sarmili, RT 05/02 itu sebagian tumpah ke jalan raya yang berwarna hitam dan bau menyengat, Jumat (13/5-2022).

Baca juga  Maulid Nabi Muhammad SAW Musholah Baabul Jannah Pondok Kacang Barat

Juga terlihat kendaraan yang ramai lalu lalang dijalan tersebut, yang sebagian tergenang air got yang meluber sampai ke jalan.

“Iya pak, jalan masuk kami ke Gang Swadaya ini terganggu, air nya juga hitam dan bau,” kata salah satu warga yang keluar dari Gang Swadaya.

Saat di konfirmasi, Camat Pondok Aren, H. Hendra, mengatakan bahwa genangan air got tidak tahu namun karna warga melaporkan terkait got yang hitam tersebut maka dilakukan pengajuan ke dinas terkait.

Baca juga  Momen Kebersamaan: Jum'at Curhat Diterima Hangat di Gading Serpong, Dilanjutkan dengan Pembagian Takjil dan Bukber Tangerang Selatan - Dalam suasana keakraban dan kesetiakawanan, kegiatan Jum'at Curhat Polda Metro Jaya yang diselenggarakan di Perumahan Sektor 8B, Gading Serpong, kemudian berhasil merangkul berbagai kalangan masyarakat. Acara ini, yang dihadiri oleh sejumlah tokoh dan Kasie Humas Polres Tangsel, AKP Agil Sahril, SH, menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi dan membangun solusi terhadap berbagai isu yang dihadapi masyarakat. Diskusi yang berlangsung menyentuh beragam topik, mulai dari keamanan lingkungan hingga konflik sosial di RW 011 Kelurahan Kelapa Dua. Dalam suasana saling mendengarkan dan bertukar pikiran, berbagai Rencana Tindak Lanjut (RTL) berhasil disepakati untuk meningkatkan kualitas hidup dan keamanan di lingkungan tersebut. Langkah-langkah konkret seperti pemberdayaan security, penggunaan CCTV, hingga peningkatan komunikasi dengan warga menjadi fokus utama dari kesepakatan tersebut . Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diberkahi dengan kehadiran acara buka bersama (bukber) dan pembagian takjil dari pengurus Gereja GRI Gading Serpong. Hal ini tidak hanya menunjukkan semangat kerjasama antaragama, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dalam masyarakat. Kegiatan ini disambut baik oleh semua pihak dan semangat untuk memajukan kesejahteraan bersama. Keberhasilan acara ini memberikan harapan baru dalam membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat serta mendorong kolaborasi aktif untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sejahtera bagi semua.

“Ini masalah yang lagi di cari solusi nya sudah diusulkan penanganan, lagi proses,” katanya saat dihubungi melalui via WA.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tangsel, Mustopa, S.Sos.I membenarkan hal tersebut dan meminta Pemkot Tangsel melalui Dinas terkait harus serius mencarikan solusi yang cepat agar genangan air dapat diatasi.

“Saya berharap pemerintah dalam hal ini dinas terkait serius mencarikan solusi yang cepat dan juga melaksanakannya dengan sigap,” kata Mustopa yang juga Anggota Fraksi PKS dari Dapil Pondok Aren.

Baca juga  Mediasi Polsek Cisauk Hasilkan Kesepakatan Damai Antar Umat Agama, Dalam Kasus Bentrok Antara Mahasiswa dengan Warga

Menurutnya, beberapa bulan lalu sudah minta kepada Dinas Pekerjaan Umum ( Red: Dinas SDABMDBK) untuk segera dapat menanggulanginya, namun dia juga bingung sampai saat ini belum juga bisa tersolusikan.

“Beberapa waktu lalu memang ada perbaikan dari Dinas tersebut (DSDABMDBK), akhirnya hanya airnya saja yang disedot,” ujarnya.

Ia berharap Pemerintah Kota Tangsel khususnya Kecamatan Pondok Aren bisa lebih responsif atas permasalahan yang ada di masyarakatnya.

“Genangan air tersebut membuat lalu lintas menjadi rawan kecelakaan, kiranya pemkot bisa lebih responsif atas permasalahan yang ada di masyarakat,” pungkasnya. (Red).