Peduli Irigasi, DLH Kota Tangsel Bahu-membahu Bersama Warga Mengantisipasi Banjir Yang Selalu Datang Di Waktu Hujan | BantenOne.com

Peduli Irigasi, DLH Kota Tangsel Bahu-membahu Bersama Warga Mengantisipasi Banjir Yang Selalu Datang Di Waktu Hujan

BantenOne.Com ,Tangsel Pagi ini sekitar pukul 04:30 Wib hujan mengguyur wilayah Tangsel yang mengakibatkan banjir di wilayah Pondok Pucung, tepatnya di jalan Kemuning Raya hingga mengakibatkan satu buah mobil mogok (28-05-2022).

Warga RW 004 dan RW 006 serta didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangsel mengerahkan sekitar 15 orang pekerja untuk menggali saluran irigasi yang ada di sepanjang jalan raya Kemuning untuk mengangkat kotoran yang mengakibatkan banjir yang sudah sering terjadi belakangan ini, mengingat intensitas hujan yang cukup sering di tahun ini.

Baca juga  Mohammad Fadlin Akbar Silaturahmi dan Perkenalan Dengan Tim Sukses Mochamad Pandu (MP.)

Kepada media mengatakan, hal ini dilakukan untuk menanggapi keluhan warga Pondok Pucung, oleh sebab itu pihaknya mengerahkan seluruh kemampuan untuk menyelesaikan persoalan yang sering terjadi ketika hujan turun, agar saluran air kembali normal dan lancar. ” Ujar Camat Pondok Aren, H.Hendra S.H, M.H ”

Semenjak dibangunnya perumahan ini tidak pernah banjir, karna irigasi yang lebar dan dalam sejak dahulu sudah sangat cukup, namun keberadaan sebuah komplek perumahan di ujung jalan saluran air kini dibangun perumahan yang mungkin memperkecil aliran yang sudah dahulu sudah ada yang mengakibatkan terhambatnya air yang akan mengalir ke sungai.

Baca juga  Antisipasi Banjir, DPU Tangsel Normalisasi Kali Ciputat

Sementara dalam tahapan ini pihak perumahan Bintaro hanya dapat melakukan pengerukan folder yang menerima debit air dari perumahan Pondok Pucung, ujar Ketua RW 006.

Warga berharap dengan diadakannya kerja bakti mengangkat dan membersihkan saluran air ini dapat melancarkan air apabila hujan deras turun, dan apabila di jalan kemuning raya ini masih terkena banjir, mungkin pihak perumahan yang ada di penghujung jalan mau membuka sedikit saluran air yang menjadi penghambat air menuju ke akhir. Hal ini disampaikan warga kepada pihak media yang bertugas dilapangan.

Baca juga  Ratusan Kasus TPPO Diungkap Polri, Modus Terbanyak Jadi PMI Ilegal hingga PSK

“Red”