Subuh Berjamaah, Kapolres Tangsel Pesan Bersama Jaga Kamtibmas dan Kerukunan | BantenOne.com

Subuh Berjamaah, Kapolres Tangsel Pesan Bersama Jaga Kamtibmas dan Kerukunan

BantenOne.com, Tangsel–Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP Ibnu Bagus Santoso, S.I.K, M.M., M.H., melaksanakan kegiatan “shalat subuh berjamaah” di Masjid At Taqwa 2 Kel. Benda Baru Pamulang pada hari Selasa (27/2).Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama RT.002/007 termasuk Kapolsek Pamulang Kompol Ghulam Nabhi, S.I.K., Kasi Propam Polres Tangsel AKP Sukirno, SH, MM, serta Ustadz Ahmad Taufiq Noor selaku Imam di Masjid At Taqwa 2 Pamulang.

Baca juga  Dua Minggu Jadi Kep.Pasar Ciputat Syamsudin Aksi Bersih Sampah & Cor Saluran Air Terowongan Pakai Uang Pribadi

Selesai pelaksanaan shalat subuh dalam kultumnya Ustadz Ahmad Taufiq Noor memberikan tausiyah yang mengingatkan jamaah tentang pentingnya sikap toleransi, saling menghormati, dan membangun kedamaian di tengah-tengah perbedaan.

Sementara itu Kapolres Tangsel memberikan himbauan kamtibmas terkait keamanan lingkungan dan juga jaga kerukunan antar warga pasca pemilu 2024.

“Alhamdulillah pemungutan suara pemilu 2024 di wilayah Tangsel berjalan dengan aman dan lancar, saya menghimbau warga untuk tetap jaga kerukunan walaupun beda pilihan”terang AKBP Ibnu dalam sambutannya.

Baca juga  Kadis DLH Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman, Ditetapkan Kejati Banten Sebagai Tersangka, Terkait Dugaan Korupsi Pengelolaan Sampah Rp.75 Miliar 

“saya juga mengajak kepada jamaah untuk bersama sama menjaga keamanan lingkungan, jaga dan awasi anak anak kita jangan sampai terkena narkoba serta antisipasi kejahatan seperti curanmor dengan menambah kunci pengaman ganda”lanjutnya.

Pada kesempatan terpisah Kasi Humas Polres Tangsel AKP Wendi Afrianto menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan “shalat subuh berjamaah” Kapolres Tangsel salah satunya adalah untuk lebih mendekatkan personel Polri dengan masyarakat serta sebagai langkah dalam sistem pendinginan (cooling system) pasca pemilu. Sebagai respons atas suasana pasca-pemilu yang seringkali memerlukan rekonsiliasi dan penyatuan kembali masyarakat setelah perbedaan pendapat yang muncul selama masa kampanye.