Diduga Masalah Keluarga Warga Rw 02 Kelurahan Kedaung Gantung Diri | BantenOne.com

Diduga Masalah Keluarga Warga Rw 02 Kelurahan Kedaung Gantung Diri

BantenOne.com, Tangsel–Diduga ada masalah keluarga warga Rw 02 kelurahan kedaung Pamulang meninggal gantung diri di ruang tamu rumahnya, menurut keterangan orang tua yang pertama menemukan sekira pukul 7 : 30 wib dia datang kerumah anaknya yang berinisial F pas buka pintu bapaknya kaget liat anaknya sudah tergantung menggunakan kain.

Lalu, bapaknya teriak dan memanggil ketua RT yang kebetulan tidak jauh dari lokasi kejadian, dan membantu untuk menurunkan tak lama ketua RT mengimformasi pihak polsek pamulang, tak lama polsek Pamulang yang di pimpin Kanit Reskrim Hitler serta di dampingi Bhabinkamtibmas Udin Safrudin serta tim mendatangi tempat kejadian perkara ( Tkp).

Baca juga  Ribuan Orang Datangi Polres Tangsel, Ada Apa

Saat di konfirmasi kepada ketua RT Sapri Ali, dia mengatakan benar bahwa pada pukul 07 : 30 wib dia bersama orang tua korban menemukan F sudah terbujur kaku dalam ke adaan tergantung, sesaat itu mereka menurunkan korban dengan harapan masih ada napasnya, namun setelah di turunkan sudah tidak bernyawa lagi jelas nya rabu 28/02/2024

Baca juga  Libatkan Warga Jadi Alat Kontrol Sosial, LBH JIRAH Dorong Pembentukan Paralegal dan Peneliti Anti Korupsi

“Ya tadi saya dan orang tuanya nurunin, ditanya terkait permasalahan, Sapri mengatakan dia orangnya tertutup kalau ada masalah ngak pernah cerita katanya, jadi kita tidak tahu ada masalah nya apa yang pasti masalah keluarga aja, dia sebagai pekerja bangunan yang sering ikut bapaknya bekerja lanjutnya.

Diketahui Almarhum yang diperkirakana berusia 27 mempunyai seorang istri dan dua orang anak yang masih balita

Baca juga  Pelaku KDRT Di Tangsel Tertangkap Tim Gabungan di Bandung Jabar

Kesempatan yang sama, Kanit Reskrim Polsek Pamulang Hitler menjelaskan mendapat laporan dari warga bahwa ada warga bunuh diri, lalu kami dan tim langsung menuju lokasi kejadian sampai di lokasi korban sudah di turunkan oleh keluarga namun kami tanyakan apakah akan di lakukan outopsi kelurga keberatan, akhirnya di saksikan kelurga Orang tua dan istrinya mereka membuat surat pernyataan bahwa almarhum akan di makamkan dengan keluarga dan tidak mau di autopsi,” jelas kanit.

( red)