Literasi Kreatif Jadi Wadah Pemberdayaan Masyarakat: DPAD Kota Tangerang Gelar Pelatihan Melukis di Atas Kaos | BantenOne.com

Literasi Kreatif Jadi Wadah Pemberdayaan Masyarakat: DPAD Kota Tangerang Gelar Pelatihan Melukis di Atas Kaos

BANTENONE. COM |Tangerang,. — Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan literasi kepada masyarakat melalui kegiatan yang kreatif dan aplikatif. Kali ini, DPAD menggelar Pelatihan Melukis di Atas Kaos yang berlangsung di Rumah Kreatif Karang Taruna, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (17/7/25.

Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta dari berbagai latar belakang masyarakat, yang tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan yang dibimbing langsung oleh Dedy Jauhari, seniman sekaligus narasumber yang dikenal karena karya-karya kreatifnya.

Baca juga  STQ Kecamatan Tangerang, Mencetak Generasi Qur’ani dan Memperkuat Nilai-nilai Islam di Tengah masyarakat

Dengan pendekatan yang praktis, pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teknik dasar melukis di atas kaos, namun juga membekali peserta dengan wawasan tentang bagaimana kreativitas tersebut bisa dikembangkan menjadi peluang usaha mandiri di bidang ekonomi kreatif.

Kepala DPAD Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk konkret dukungan pemerintah terhadap pengembangan potensi warga melalui literasi keterampilan.

Baca juga  Program Kampung Terang Kecamatan Larangan Lakukan Pemeliharaan di 360 PJU Sepanjang 2024

“Literasi saat ini tidak hanya terbatas pada membaca buku, namun telah berkembang ke arah yang lebih luas, termasuk kemampuan untuk berkarya dan menciptakan sesuatu yang bernilai. Kami ingin perpustakaan hadir sebagai ruang tumbuhnya kreativitas masyarakat,” terang Engkos.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS)—sebuah inisiatif nasional yang menekankan peran perpustakaan sebagai ruang inklusif yang mampu memberdayakan masyarakat secara intelektual, sosial, dan ekonomi.

Baca juga  Sebanyak 60 Peserta Resmi Dikukuhkan Sebagai Pengurus Kampung Siaga Bencana

“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga termotivasi untuk mengembangkan keterampilan menjadi potensi usaha kreatif yang bisa menopang perekonomian keluarga,” tutup Engkos.

Dengan semangat inklusi dan pemberdayaan, DPAD Kota Tangerang terus memperluas cakupan literasi, menjadikan perpustakaan lebih dari sekadar ruang baca namun sebagai pusat pembelajaran dan kreativitas yang hidup di tengah masyarakat. (Haryo)