Banten One | Kota Tangerang, – Pemerintah Kota Tangerang mencatatkan kinerja positif dalam upaya pengentasan pengangguran selama satu tahun terakhir. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Tangerang Sachrudin dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono, angka pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 5,88 persen pada 2025, turun dari 5,92 persen pada 2024.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan menjelaskan, capaian tersebut tidak lepas dari efektivitas program unggulan Gampang Kerja yang dirancang untuk memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program Gampang Kerja selama setahun ini. Hasilnya luar biasa, program Gampang Kerja berjalan sangat efektif dalam menyediakan lapangan pekerjaan dan menurunkan angka pengangguran di Kota Tangerang,” ujar Ujang, Jumat, 20 Februari 2026.
Sepanjang 2025, Pemkot Tangerang melalui Dinas Ketenagakerjaan berhasil menyerap 2.034 pencari kerja lewat pelaksanaan job fair. Selain itu, sebanyak 6.206 pencari kerja tersalurkan melalui 116 Bursa Kerja Khusus yang tersebar di berbagai wilayah.
Angka tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mempertemukan kebutuhan industri dengan tenaga kerja lokal secara terstruktur dan berkelanjutan. Skema ini juga menjadi strategi konkret untuk mengurangi kesenjangan informasi antara perusahaan dan pencari kerja.
Tidak hanya fokus pada penempatan kerja, program Gampang Kerja juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sebanyak 430 calon pekerja profesional telah mengikuti program On The Job Training di 11 perusahaan ternama.
Program ini menjadi terobosan untuk membuka akses generasi muda Kota Tangerang mendapatkan pengalaman kerja profesional secara langsung di dunia industri. Dengan pendekatan tersebut, lulusan baru maupun pencari kerja memiliki peluang lebih besar untuk terserap pasar kerja secara kompetitif.
Pemkot Tangerang berharap tren penurunan angka pengangguran terbuka dapat terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Optimalisasi program Gampang Kerja akan terus diperkuat melalui sinergi dengan dunia usaha, lembaga pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi terkait pelaksanaan job fair, pelatihan kerja, dan program penempatan tenaga kerja melalui kanal komunikasi Pemerintah Kota Tangerang. Partisipasi aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
.(Hryo)




