Ketua DPRD Tegaskan Green Service Satpas Polresta Cirebon Sangat Luar Biasa | BantenOne.com

Ketua DPRD Tegaskan Green Service Satpas Polresta Cirebon Sangat Luar Biasa

BantenOne.com – Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, H. M. Luthfi, menegaskan, Green Service Satpas Polresta Cirebon merupakan suatu inovasi yang sangat luar biasa, khususnya dalam mewujudkan Kabupaten Cirebon bebas sampah pada Tahun 2024 mendatang, Kamis (18/08/2022).

Menurutnya, terobosan dari Kapolresta Cirebon, Kombes Polisi Arif Budiman, dan jajarannya tersebut menjadi alat paksa bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk lebih peduli dalam menjaga kelestarian lingkungan terutama dari pencemaran sampah plastik, ungkap Kombes Polisi Arif Budiman.

Pasalnya, dalam pelayanan Green Service Satpas Polresta Cirebon yang dilaunching belum lama ini membuat masyarakat dapat membayar biaya PNBP penerbitan SIM dan SKCK hanya dengan menukarkan sampah plastik. Bahkan, para pemohon SIM dan SKCK juga akan mendapatkan pelayanan Prioritas.

“Green Service Satpas Polresta Cirebon sangat luar biasa. Apa lagi persoalan sampah merupakan masalah besar yang dihadapi Kabupaten Cirebon pada hari ini. Produksi sampah di Kabupaten Cirebon mencapai 1200 ton per hari dan belum semuanya terkelola dengan baik, katnya.

Baca juga  LUAR BIASA!!! Anggota DPRD Kabupaten Bogor menerima masyarakat bersilaturahmi dirumahnya dengan terbuka

Kondisi tersebut diperparah dengan jumlah sampah plastik yang dihasilkan Kabupaten Cirebon, dalam satu Tahunnya mencapai 67 ribu ton. Sehingga Green Service Satpas Polresta Cirebon menjadi alternatif untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Pihaknya memastikan, DPRD Kabupaten Cirebon sangat mendukung penuh peluncuran layanan Green Service Satpas Polresta Cirebon. Ada pun bentuk dukungannya dengan menyosialisasikan dan mengampanyakennya kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Cirebon.

“Kami dalam hal ini DPRD Kabupaten Cirebon tentunya sangat mendukung penuh inovasi ini karena salah satu target pembangunan Kabupaten Cirebon adalah bebas sampah pada Tahun 2024, dan Green Service Satpas Polresta Cirebon menjadi trigger besar untuk mewujudkannya, ujarnya.

Baca juga  Di Duga Sekdis Yang Merangkap PLT Kadis DPRKP Alergi Terhadap Wartawan

Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Polisi Arif Budiman, mengatakan, dalam layanan Green Service tersebut masyarakat dapat membayar biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam pembuatan SIM dan SKCK menggunakan sampah plastik, tutur Koplresta Cirebon.

“Tetapi bukan membawa sampah plastiknya secara langsung, melainkan menabung sampah plastik ke bank sampah yang terdapat di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. Hasil tabungannya yang digunakan untuk pembayaran PNBP pembuatan SIM dan SKCK di Satpas Polresta Cirebon, kata Kombes Polisi Arif Budiman.

Ia mengatakan, saat ini Polresta Cirebon telah bekerja sama dengan 10 bank sampah di Kabupaten Cirebon. Namun, pihaknya menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon untuk mengintegrasikan saldo bank sampah untuk digunakan dalam pembayaran SIM dan SKCK.

Baca juga  Kapolresta Cirebon Lepas Pemberangkatan Mudik Gratis Ke Semarang BantenOne.com - Polresta Cirebon - Kapolresta Cirebon, Kombes Polisi Sumarni, melepas pemberangkatan Mudik Gratis. Program Mudik Gratis yang diselenggarakan Polresta Cirebon dengan tujuan Semarang tersebut diikuti 52 orang, yang terdiri dari berbagai macam latar belakang pekerjaan diantaranya pengemudi ojek online, pedagang, ibu rumah tangga, juru parkir dan lainnya, Sabtu (6/4/2024). Kapolresta Cirebon, Kombes Polisi Sumarni mengatakan, program tersebut merupakan inovasi Polresta Cirebon untuk membantu masyarakat yang ingin Mudik ke kampung halamannya untuk merayakan Hari Raya Lebaran bersama keluarganya pada momen Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Selain itu, program tersebut juga bertujuan untuk mengurangi volume Pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi. Pihaknya berharap, program Mudik Gratis Polresta Cirebon dapat membantu masyarakat untuk merayakan Hari Raya Lebaran dan bertemu sanak familinya di kampung halaman. "Alhamdulillah, program Mudik Gratis tujuan Semarang, Jawa Tengah ini mendapat respon positif dari masyarakat, karena mereka dapat berkumpul bersama keluarganya untuk merayakan Hari Raya Lebaran. Semoga perjalanan Mudiknya diberikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan," ujar Kombes Polisi Sumarni. Sementara salah satu peserta Mudik Gratis, Siti Marifah, mengaku bahagia dapat mengikuti program Mudik Gratis Polresta Cirebon. Karena ia dapat pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Lebaran tanpa perlu mengeluarkan ongkos untuk perjalanan Mudiknya. "Terima kasih kepada Jajaran Polresta Cirebon yang telah menyelenggarakan program Mudik Gratis. Alhamdulillah, program ini membuat kami sekeluarga bisa Mudik ke Semarang secara Gratis. Mudan - mudahan, perjalanannya lancar dan selamat sampai tujuan," kata Siti Marifah. Selain itu, peserta Mudik Gratis lainnya, Lukman, merasa senang bisa mengikuti program Mudik Gratis Polresta Cirebon. Ia sudah tidak Mudik ke Semarang sejak beberapa Tahun lalu akibat pandemi Covid-19 dan keterbatasan dana. Sehingga dirinya harus merayakan Lebaran di Cirebon. "Akhirnya, Tahun ini saya bisa berkumpul dengan keluarga lagi untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri, karena sudah beberapa Tahun tidak Mudik. Alhamdulillah, program Mudik Gratis ini sangat membantu kami untuk bisa menghemat ongkos," ujar Lukman. Pewarta : (Markus.T).

Menurutnya, jika saldo bank sampah telah mencukupi untuk membayar PNBP pembuatan SIM maupun SKCK, maka petugas bank sampah akan memberitahu Polresta Cirebon dan menghubungi nasabah untuk waktu kedatangannya ke Satpas Polresta Cirebon.

Pasalnya, nasabah bank sampah tersebut akan mendapatkan layanan prioritas di Satpas Polresta Cirebon. Sehingga mereka bakal mendapatkan banyak keuntungan dalam layanan yang diinginkannya dari mulai tempat duduk Prioritas, tanpa antri, tanpa uang, dan dipastikan lebih cepat.

“Kalau hari ini sampah plastiknya baru dapat 4 kilogram atau 1 kilogram sekali pun tidak ada masalah, yang terpenting terus – menerus menabung di bank sampah sampai dengan saldonya mencukupi untuk pembayaran PNBP dalam pembuatan SIM mau pun SKCK, tutup7 Kombes Polisi Arif Budiman. Pewarta (Markus.T BantenOne Group.