Musyawarah Daerah PPPSBBI Pendekar Banten Korda ll, Acara Diselenggarakan Di GOR Kecamatan Pondok Aren

  • Bagikan

BantenOne.com – Kota Tangerang Selatan – Dalam rangka Musyawarah Daerah (MUSDA) Persatuan Pendekar Persilatan Seni Budaya Banten Indonesia (PPPSBBI Pendekar Banten) Korda ll – Kota Tangerang Selatan telah di selenggarakan, acara diadakan di GOR Kecamatan Pondok Aren, Selasa(20/09/2022).

Nampak hadir dalam acara tersebut, H.Abdurrahman (Kang Dur) Sekjen DPP PPPSBBI, H.Deni Arisandi, MG, SE Sekjen Korda l PPPSBBI, Syamsuri Kubil Ketua Korda ll Tangsel, Guru Romli Wakil Ketua Korda ll Tangsel, Marwan Gultom S.H selaku Penasehat Hukum, seluruh jajaran Korda ll dan para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya H.Abdurrahman atau yang biasa disapa Kang Dur mengatakan,” Dalam rangka MUSDA Persatuan Pendekar Persilatan Seni Budaya Banten Indonesia ( PPPSBBI Pendekar Banten ) Korda II-Kota Tangerang Selatan, sifatnya hanya mengantarkan saja bahwasanya Tangerang Selatan ini sementara dipimpin oleh Pjs H.Deni Arisandi, MG,SE, alhamdullilah kami berikan SK untuk sementara.

” Dan untuk para anggota agar segera dibentuk atau di adakan MUSDA agar supaya ada kepemimpinan yang sah, bahwasanya Kota Tangerang Selatan ini kebersamaan dan kebersatuannya sangat luar biasa,” kata Kang Dur.

Di tempat yang sama, Marwan Gultom S.H kepada media menjelaskan,” Ini acara MUSDA pemilihan Ketua Umum PPPSBBI Pendekar Banten Tangerang Selatan, jadi selama 2 tahun sempat fakum, tiba-tiba secara aklamasi Korcam-Korcam (Koordinator Kecamatan) dan Korkel-Korkel (Koordinator Kelurahan) memilih Syamsuri Kubil sebagai Ketua Korda ll- Kota Tangerang Selatan Periode 2022-2027.

” Yang pasti nanti kita akan sosialisasi terlebih dahulu terhadap Korcam-Korcam dan Korkel-Korkel, karena kita itu ada 54 Korkel serta 7 Korcam dan itu nanti kita satukan dulu,” jelas Marwan Gultom S.H .

Ditambahkan oleh Guru Romli,” Insyaallah ke depan setelah di pimpin Ketua Syamsuri Kubil beserta jajarannya, mudah-mudahan Pendekar Banten semakin kondusif, semakin berwibawa, dan untuk kesejahteraan khususnya kepada anggota jajaran Pendekar Banten Korda ll-Tangsel, Korcam, maupun Korkel 54 Kelurahan, mudah-mudahan semua bisa bersinergi dan Sejahtera.

” Karena Pendekar Banten mempunyai marwah tersendiri, Pendekar Banten bukannya Ormas, Pendekar Banten itu adalah seni budaya. Pendekar Banten didirikan oleh Profesor Hasan Sohib pada tahun 1970’an, maksud didirikannya Pendekar Banten adalah supaya Jawara-jawara se-Indonesia bersatu untuk menjaga NKRI,” ucap Guru Romli.

Lanjut Guru Romli,” Alhamdullilah tadi juga ada acara santunan anak yatim secara simbolik sebanyak 20 anak. Semoga kedepannya Pemerintah Kota Tangerang Selatan memperhatikan kita, jangan sampai Pendekar Banten telah dibentuk, setelah itu tidak di apa-apa kan lagi,” pungkasnya.

( EDON )

Share
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share
Share