Polda Metro Jaya Tetapkan Enam Anggota Polri sebagai Tersangka Pengeroyokan Dua Debt Collector hingga Tewas | BantenOne.com

Polda Metro Jaya Tetapkan Enam Anggota Polri sebagai Tersangka Pengeroyokan Dua Debt Collector hingga Tewas

BantenOne.com |Jakarta — Polda Metro Jaya bergerak cepat menetapkan enam anggota Polri aktif sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan brutal yang menewaskan dua debt collector berinisial MET dan NAT di kawasan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menyatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan keterangan saksi, rekaman CCTV, serta alat bukti lainnya yang menguatkan peran para pelaku dalam aksi pengeroyokan yang terjadi pada Kamis malam, 11 Desember 2025.

Baca juga  Ungkap Kasus Judol Jaringan Internasional, Polres Tangsel Amankan 7 Tersangka

“Penyidikan menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka seluruhnya anggota aktif Polri yang berdinas di Satuan Pelayanan Markas Yanma Mabes Polri,” ujar Trunoyudo dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya.

Para tersangka yang identitasnya disingkat sebagai JLA, RGW, IAB, IAM, BN, dan AN diduga melakukan pengeroyokan setelah terjadi cekcok antara rombongan mereka dengan dua korban yang saat itu tengah menjalankan tugas penarikan kendaraan. Peristiwa tersebut berujung pada aksi kekerasan yang menyebabkan MET tewas di lokasi, sementara NAT meninggal dunia saat mendapat perawatan di rumah sakit.

Baca juga  Polisi Tangkap si Kembar Rihana Rihani Modus HP Pre Order Raup Puluhan Miliar

Polda Metro Jaya memastikan para tersangka akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Selain menjalani proses pidana, keenam oknum polisi tersebut juga bakal menghadapi sidang etik profesi Polri dan terancam diberhentikan tidak dengan hormat.

“Polri tidak akan pandang bulu. Siapa pun yang melakukan tindak pidana akan diproses secara profesional dan transparan,” tegas Trunoyudo.

Baca juga  Polisi: Ada 11 Orang Korban Bom Bunuh Diri Di Polsek Astana Anyar

Penyidikan masih berlanjut, termasuk pendalaman motif serta kemungkinan adanya tersangka lain terkait insiden yang memicu perhatian publik tersebut.

(RN)