Dinkes Kota Tangerang, Belum Ditemukan Kasus Superflu di Kota Tangerang | BantenOne.com

Dinkes Kota Tangerang, Belum Ditemukan Kasus Superflu di Kota Tangerang

Banten One | Kota Tangerang,- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta tidak panik menyikapi informasi yang beredar, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kesehatan.

Plh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Amir Ali menjelaskan, superflu merupakan penyakit dengan gejala yang menyerupai flu biasa, namun dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi.

”Jika flu biasa umumnya hanya ditandai batuk, pilek, dan demam ringan sehingga penderita masih dapat beraktivitas, superflu memiliki gejala lebih berat seperti demam tinggi di atas 38 derajat Celsius, menggigil, sakit kepala berat, nyeri otot dan sendi, serta tubuh terasa sangat lemas,” papar dr. Amir, saat ditemui di Puspem Kota Tangerang, Senin (12/1/26).

Baca juga  Transformasi Pelayanan dan Peningkatan Kesehatan Sepanjang Tahun 2024, RSUD Benda Kota Tangerang Resmi Beroperasi

Meski demikian, kata dr. Amir, hingga kini Kota Tangerang masih dalam kondisi aman dan terkendali. Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan memastikan seluruh fasilitas layanan kesehatan, termasuk 39 puskesmas dan rumah sakit, dalam kondisi siaga.

”Seluruh fasilitas kesehatan yaitu 39 puskesmas dalam kondisi siaga untuk menangani berbagai kemungkinan penyakit, termasuk gangguan kesehatan yang berkaitan dengan infeksi saluran pernapasan,” jelas dr. Amir.

Baca juga  Dinkes Kota Tangerang, Perubahan Jam Operasional Puskesmas di Kota Tangerang Selama Ramadan 1447 H

Seluruh puskesmas di Kota Tangerang juga telah disiapkan untuk memberikan pelayanan pemeriksaan, pengobatan, hingga rawat inap apabila diperlukan. Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan dengan gejala berat diimbau untuk segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.

Pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah pencegahan utama. Mulai dari mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan istirahat yang cukup.

Baca juga  Bayi di Cipayung, Diduga Sesak Nafas Akibat Asap Pembakaran Sampah, Lurah dan Rombongan Cek Lokasi Serta Kunjungi Rumah Korban

“Selain itu, olahraga secara teratur, mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin, hingga menjaga kesehatan mental dengan tetap berpikir positif dan bahagia,” imbaunya.

Haryo