Pemkab Tangerang Perkuat Kualitas MTQ Lewat Dewan Hakim Profesional | BantenOne.com
Religi  

Pemkab Tangerang Perkuat Kualitas MTQ Lewat Dewan Hakim Profesional

BantenOne | Kabupaten Tangerang,. – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat kualitas penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Qur’an sebagai bagian dari pembangunan karakter religius dan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan melalui pelantikan 149 Dewan Hakim MTQ ke-56 Tingkat Kabupaten Tangerang yang digelar di Hotel Sapphire Gading Serpong.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan bahwa keberadaan Dewan Hakim memiliki peran strategis dalam menjaga mutu, objektivitas, dan kredibilitas pelaksanaan MTQ. Pemerintah Kabupaten Tangerang memastikan seluruh Dewan Hakim telah dibekali kompetensi melalui bimbingan teknis dan orientasi sebelum menjalankan tugas.

Menurut Bupati Maesyal Rasyid, proses pembekalan tersebut menjadi fondasi penting agar penilaian MTQ berjalan transparan dan sesuai kaidah. Ia menekankan bahwa Dewan Hakim bukan hanya bertugas menilai, tetapi juga menentukan kualitas duta Kabupaten Tangerang yang akan tampil di tingkat Provinsi Banten.

Baca juga  Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin

Pelaksanaan MTQ ke-56 Kabupaten Tangerang dirancang berlangsung selama lima hari dengan standar penilaian yang terukur. Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap Dewan Hakim mampu menjalankan amanah secara profesional, penuh tanggung jawab, dan menjunjung tinggi integritas.

Penguatan Sistem dan Digitalisasi MTQ Kabupaten Tangerang

Ketua Umum LPTQ Kabupaten Tangerang yang juga Sekretaris Daerah, Soma Atmaja, menjelaskan bahwa pelantikan Dewan Hakim merupakan bagian dari perencanaan matang LPTQ Kabupaten Tangerang dalam menyukseskan MTQ ke-56. Seluruh tahapan telah dirancang untuk menyamakan persepsi, metode penilaian, dan standar profesionalisme perhakiman.

Baca juga  ‎IWC dan LBH Tangerang Akan Gelar Halal Bihalal, Momen Mempererat Silaturahmi

LPTQ Kabupaten Tangerang juga mengintegrasikan pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan MTQ. Digitalisasi ini diterapkan untuk meningkatkan transparansi, akurasi, dan efisiensi dalam seluruh proses, mulai dari pendaftaran peserta hingga penilaian.

Beberapa sistem yang diterapkan meliputi E-MTQ untuk pendaftaran daring, E-Maqro untuk pengelolaan materi, serta E-Penilaian untuk memastikan proses penjurian berjalan objektif dan terdokumentasi dengan baik. Langkah ini menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam membangun sistem MTQ yang modern dan akuntabel.

Komitmen OPD dalam Pembangunan Keagamaan Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten Tangerang memandang MTQ bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter, religius, dan berdaya saing. Melalui peran aktif LPTQ Kabupaten Tangerang, pembinaan qori dan qoriah dilakukan secara berkesinambungan.

Baca juga  Laskar Merah Putih Kota Tangerang Selatan Mengadakan Buka Bersama Dan Berbagi 1000 Takjil

Bupati Tangerang juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan berpartisipasi dalam pelaksanaan MTQ ke-56 agar berjalan lancar dari pembukaan hingga penutupan. Dukungan publik dinilai menjadi elemen penting dalam menyukseskan program keagamaan yang berdampak luas bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

Dengan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang, LPTQ, Dewan Hakim, dan masyarakat, MTQ ke-56 diharapkan mampu melahirkan duta-duta terbaik yang membawa nama baik Kabupaten Tangerang di tingkat Provinsi Banten serta memperkuat citra daerah sebagai wilayah yang religius dan progresif.

(HARYO)