Pendaftaran Ulang Pedagang Yang Terdampak Revitalisasi Untuk Kembali Ke Pasar Ciputat Yang Lama | BantenOne.com

Pendaftaran Ulang Pedagang Yang Terdampak Revitalisasi Untuk Kembali Ke Pasar Ciputat Yang Lama

Keterangan Foto: Yuli Sarlis Ketua Perkumpulan Pedagang Pasar Ciputat (P3C)

BantenOne.com– Tangerang Selatan- Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan tanggal 28 Maret 2022 Pasar Ciputat sudah bisa di isi. Perkumpulan Pedagang Pasar Ciputat (P3C) gelar pendaftaran ulang untuk pedagang yang terdampak revitalisasi untuk kembali ke Pasar Ciputat yang lama, para pedagang bergegas melakukan penyerahan berkas dan pendaftaran ulang untuk pendataan terkait pengisian kios Pasar Ciputat.




Acara tersebut dilaksanakan di Plaza Ciputat lantai 2, dan dihadiri langsung oleh Ketua Perkumpulan Pedagang Pasar Ciputat (P3C) Yuli Sarlis, dan para anggota (P3C) lainnya, Sabtu(12/03/2022).

Baca juga  Komisi Informasi Jabar Mengabulkan Permohonan Kelompok Orang Perdata Dokumen SMKN 1 Kemang Dan SMKN 1 Leuwiliang

Dalam keterangannya kepada  awak media, Yuli Sarlis menjelaskan,” saya mewakili teman-teman pedagang Pasar Ciputat, aspirasi kami cuma 1 yaitu: Kami ingin mulai untuk berdagang, karena selama kami di pindahkan ke tempat relokasi, omset kami menurun sampai 80%, dan itu sudah terjadi hampir 2 tahun, dimana janji Disperindag Tangsel, berjanji 8 bulan sampai 1 tahun dan ternyata molor sampai sekian bulan.

” Kenapa kami kemarin melakukan banyak aksi, karena kami hanya ingin meminta hak kami, kami hanya mau berdagang, kami tidak meminta yang neko-neko, simpel ko  pedagang hanya mau berdagang. Kalau keinginan kami nanti kembali ke pasar lama, kami ingin seperti dulu berdagang nyaman, aman dan klo bisa sekarang konsep nya lebih SNI lah,” jelasnya.

Baca juga  Ngeriii...Diduga Langgar Permendagri 18 Tahun 2018 Lurah Pondok Benda,Terlihat Santai !!!

Lebih lanjut Yuli Sarlis mengatakan, “Alhamdulillah Disperindag merespon kami dengan baik, mereka juga sebenarnya tidak mau seperti ini, mungkin karena ada kesalahan teknis atau apa kami nggak mengerti ya, karena itu kan prosedur di atas, dan kami juga tidak terlalu ikut campur urusan mereka, yang kami mau cuma simpel aja mulai berdagang dan hak kami untuk mencari makan,” kata Ketua P3C.

Baca juga  Ayo Indonesia, Majukan UMKM Bersama HMP...!!

Yuli Sarlis menambahkan,” Adapun jumlah pedagang Pasar Ciputat berjumlah 654, itu hanyalah pedagang ya, bukan pemilik kios, ada juga pedagang dan juga memiliki SHGP(Surat Hak Guna Pakai) ada, tapi pedagang yang tadinya hanya sewa juga ada, tapi sekarang yang di dahulukan pedagang yang aktif, jumlah keseluruhan kios dari 2 gedung kurang lebih 1500,” pungkasnya.

(Achmad Ramadhan#EDON#)