BantenOne.com |Tangerang Selatan – Forum Komunikasi Gereja-Gereja Pamulang (FKGP) resmi melantik jajaran pengurusnya sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi lintas gereja di wilayah Kecamatan Pamulang dan sekitarnya. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat persatuan gereja serta peran aktif umat Kristen dalam pembangunan sosial dan kemasyarakatan.
Acara yang digelar pada Minggu (21/12/2025) di GBI Gosyen Grace Jl. Pondok Cabe Raya Blok B/3A, Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dihadiri ratusan jemaat, berlangsung dengan penuh khidmat.
Ketua Umum FKGP Kecamatan Pamulang, Dr. Anil Dawan, M.Th., mengatakan bahwa FKGP yang diinisiasi pada tanggal (9/8/2025) hadir sebagai ruang komunikasi bersama bagi gereja-gereja dari berbagai denominasi. Berdasarkan data yang dimiliki, terdapat sekitar 58 gereja dari beragam aliran yang berada di wilayah Pamulang.
“Hari ini adalah hari pelantikan pengurus FKGP. Forum ini menjadi wadah komunikasi gereja-gereja yang ada di Pamulang untuk membangun relasi kolaboratif lintas denominasi,” ujar Anil kepada para awak media.
Ia menjelaskan, kehadiran FKGP tidak hanya mencakup wilayah Pamulang, tetapi juga telah merangkul gereja-gereja di Kecamatan Setu. Sekitar enam gereja di Setu telah bergabung karena sebelumnya belum memiliki forum komunikasi sejenis.
“FKGP menjadi payung bersama agar gereja-gereja dapat bersatu dan bersinergi, termasuk dalam menjalin kerja sama dengan pemerintah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Anil berharap pelantikan ini menjadi titik awal semangat kebersamaan bagi seluruh pengurus untuk bekerja secara kompak dan menjalankan program-program strategis. Salah satu fokus utama FKGP adalah membangun kepemimpinan gereja yang inklusif dan sinergis, serta membentuk gereja yang tanggap terhadap isu kebencanaan.
“Indonesia adalah negara rawan bencana. Gereja tidak hanya hadir untuk internal umat, tetapi juga untuk menghadirkan kedamaian, keadilan, rekonsiliasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Pelantikan pengurus FKGP Pamulang dilakukan langsung oleh Pdt. Dr. Junis Sihombing, Kepala Bimas Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten. Ia menyampaikan bahwa secara keseluruhan terdapat 969 gereja di Provinsi Banten, dengan 238 gereja berada di Kota Tangerang Selatan, termasuk di Kecamatan Pamulang.
“Hari ini saya melantik dan menyerahkan SK kepada pengurus FKGP. Saya berharap forum ini dapat bekerja secara kolaboratif, baik antar gereja maupun dengan pemerintah setempat,” ujarnya.
Junis optimistis FKGP akan membawa dampak positif tidak hanya bagi gereja, tetapi juga bagi masyarakat luas. “Tugas mereka bukan hanya internal gereja, tetapi juga eksternal untuk melayani masyarakat,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Pdt. Adv. Jonathan Parolis, S.H., selaku Pembina FKGP, menekankan bahwa forum ini dibentuk untuk memperkuat persatuan dan mencegah terjadinya intoleransi. Menurutnya, FKGP merangkul berbagai denominasi, mulai dari Kharismatik, Protestan, Katolik, Evangelikal, hingga Advent.
“Kota Tangerang Selatan adalah masyarakat migran yang plural dan toleran. Dengan adanya unity gereja, kita bisa memberikan edukasi lintas agama dan membangun pemahaman bahwa kita semua sama,” katanya.
Selain itu, FKGP juga memiliki program pelayanan kesehatan, pembinaan hukum, dan edukasi kepada masyarakat, termasuk literasi hukum terkait Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
“Kalau dulu pepatah mengatakan mulutmu harimaumu, sekarang jarimu harimaumu. FKGP diharapkan menjadi berkat secara vertikal dan horizontal,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua I FKGP, Pdt. Joshua Ali Sidharta, S.Pd., menambahkan bahwa forum ini diharapkan menjadi sarana pemersatu gereja untuk bersinergi dalam membangun masyarakat.
“Melalui FKGP, gereja dapat bersatu dan menjadi berkat bagi lingkungan, khususnya Pamulang dan sekitarnya, serta berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” pungkasnya.
(RN)




