Anjungan lampung TMII Menyediakan Makanan Dan Kain Tenun Khas Daerah | BantenOne.com

Anjungan lampung TMII Menyediakan Makanan Dan Kain Tenun Khas Daerah

BantenOne.com ,Jakarta-Hari raya idul fitri 1444 H merupakan Salah satu hari kemenangan umat muslim di seluruh Dunia dengan tema ” Pekan lebaran Lampung Nayah Jajama”hari raya adalah hari kemenangan umat muslim setelah satu bulan menjalankan ibadah puasa bulan ramadhan.

Tak sedikit masyarakat meluapkan kegembiraan dengan bertakbir keliling kampung, lalu melakukan silaturrahmi kepada keluarga kerabat, bahkan yang melakukan wisata, salah satu wisata yang terpantau media yaitu taman mini indonesia indah jakarta (TMII).

Baca juga  Festival Literasi Mookervart Kota Tangerang Adalah Sebagai Bentuk Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup

Anjungan lampung, salah satu yang banyak di kunjungi wisatawan baik dalam Negeri maupun warga asing.

Selain itu digelar UMKM, Rudi salah satu pengurus anjungan lampung menjelaskan, kita di taman mini mengelar UMKM ini dengan tujuan untuk memperkenalkan Budaya, Pakayan, makanan khas lampung ,Senin 24/04/2023.

Karena menurut nya banyak makanan yang semakin hari semakin tidak dikenal oleh generasi penerus jadi kalau kita tidak angkat dan perkenalkan kembali maka anak anak kita tidak mengenal seperti minuman yang terbuat dari bahan Buah Kueni itu merupakan ciri khas baunya wangi dan segar, lalu Sekubal, yang terbuat dari bahan ketan yang di bungkus daun pisang.

Baca juga  Wakil Wali Kota Tangsel Resmikan Pemancingan Kurandita, Ribuan Ikan Dilepas

Anak anak peneruskita tentunya sudah tidak tau apa itu, jadi inilah salah satu tujuan kita menggelar UMKM.

Selain itu, kain batik, dan kain tenun lampung juga perlu kita perkenalkan kepada masyarakat khususnya generasi penerus, kita apa itu lampung kata dia.

Silahkan, lanjut Rudi kunjungi anjungan yang terletak di Taman mini indonesia indah, pelayan nya ramah, dan tempat yang tak kalah indahnya.

Baca juga  Ketua Komnas HAM: Kasus Masa lalu Jadi Pingpong Politik

Perlu juga di ketahui bagi masyarakat khususnya warga lampung yang ada di perantaian ingin mengadakan acara adat maupun acara kawinan silahkan datang dan terbuka untuk umum,” pungkas rudi.