Diskominfo Berikan Pelatihan Videografi,Karang Taruna Kelurahan Pamulang Barat Harus Kreatif Manfaatkan Smartphone Untuk Buat Konten Sebarkan Informasi Pada Masyarakat | BantenOne.com

Diskominfo Berikan Pelatihan Videografi,Karang Taruna Kelurahan Pamulang Barat Harus Kreatif Manfaatkan Smartphone Untuk Buat Konten Sebarkan Informasi Pada Masyarakat

BantenOne.com, Tangerang Selatan-Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Kelurahan Pamulang Barat Kecamatan Pamulang mengadakan kegiatan Pemberdayaan Kelurahan Pelatihan Videografi tahun anggaran 2023.Dengan mengundang pakar Videografi dan narasumber yang berpengalaman di bidangnya.

Puluhan karang taruna se-Pamulang Barat hadir sebagai peserta.Rabu
,pagi (27/9)

Diskominfo bersama Dinas Pariwisata dan Profesional memberikan pelatihan Videografi kepada para peserta.Keperluan
peserta mengenali nilai penting dan menarik dalam produk Videografi
.Kegiatan tersebut diadakan di aula Kantor Kelurahan Pamulang Barat.

Dalam hal ini Lurah Pamulang Barat Mulyadi sangat mengapresiasi kegiatan Pelatihan Videografi yang diberikan oleh Dinas Informasi dan Informatika (Diskominfo) dan narasumber lainnya.

Baca juga  Antisipasi Tawuran Malam, Bhabinkamtibmas Kelurahan Serua Berikan Pesan-pesan Penting kepada Warga

“Generasi muda adalah generasi penerus khususnya Karang Taruna di Pamulang Barat harus kreatif dan inovatif.Apalagi soal pembuatan konten video.Karena saya lihat mereka punya potensi untuk bisa membantu dalam menyebarkan informasi lewat sosial media ke masyarakat,jadi melalui kegiatan Pelatihan Videografi ini saya berharap dapat memberikan ilmu yang bermanfaat menambah kemampuan mereka.”ujarnya.

Salah satu narasumber Denis Sandika Analis Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Selatan (Diskominfo )Kota Tangerang Selatan mengatakan,bahwa kegiatan Pelatihan Videografi diadakan untuk berbagi/sharing hal-hal apa saja yang sudah kami lakukan di Dinas informasi dan Informatika khususnya pada sektor pembuatan konten.

Kami berbagi tentang bagaimana proses pembuatan video.Mulai dari pre produksi,produksi hingga paska produksi.Jadi ketika pembuatan video kita tidak asal buat,harus mempunyai konsep atau ide,skrip,eksekusi dilokasi,kemudian baru proses editing.

Baca juga  HUT Ke- 9 BNPP Rayakan Di Perbatasan DKI Jakarta - Tangerang Selatan

Tujuan dari kegiatan ini kami bersama Kominfo sangat berharap agar para generasi muda khususnya karang taruna di Pamulang Barat itu aktif dalam penyebaran informasi di masyarakat.Misalkan saja membuat konten video tempat wisata, dr dan lain sebagainya.Karena Kominfo mempunyai keterbatasan,jadi kami mengajak generasi muda ini untuk berkolaborasi.

Sementara,Muhammad Nur Akhdiyat (Akhdiyat )Trainer/Konsultan Profesional membeberkan ternyata menurut hasil penelitian masyarakat Indonesia hampir 26 jam 48 menit itu lebih memilih menonton YouTube,Watshaap,Tiktok,Instagram,Facebook dan hampir semuanya terkait dengan video.

Baca juga  Respon Kompol Jana di Pra Pengukuhan FWJ Indonesia Korwil Tangkot

Hasil survei pun menunjukkan masyarakat Indonesia sebanyak 96 % menonton video online,sedangkan 90% pelanggan menyatakan bahwa video membantu mereka dalam membuat keputusan pembelian dan 72% lebih memilih video daripada test untuk menerima informasi pemasaran dan memasarkan produk jualannya.

Jadi sangat disayangkan sekali jika kalian yang masih muda tidak memiliki kemampuan dalam pembuatan videografi.Karena untuk membuat sebuah videografi tidak harus menggunakan kamera digital profesional
,era sekarang hanya dengan Smartphone saja itu sudah cukup.Karena yang membedakan non profesional kamera dengan profesional kamera itu cuma tehnik.Dan perlu diketahui ada lima jenis konten video Dialog,Vloging,News,Scripted Video dan Sosial Exsperiment.

(Ani.S.A)