Rangkaian Milad Ke-7 Centeng Budaya Tangerang Selatan (CBTS) Walikota Beserta Camat Pamulang Berikan Apresiasi | BantenOne.com

Rangkaian Milad Ke-7 Centeng Budaya Tangerang Selatan (CBTS) Walikota Beserta Camat Pamulang Berikan Apresiasi

BantenOne.com – Tangerang Selatan – Rangkaian acara Milad ke 7 Komunitas Centeng Budaya Tangerang Selatan (CBTS) yang diselenggarakan di Alun-alun Kecamatan Pamulang-Kota Tangerang Selatan berlangsung dengan meriah.Sabtu,pagi (16/12/2023).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari,diisi dengan berbagai pagelaran seni budaya Betawi,Senam sehat dari Persani Tangsel dengan puluhan door prize, Arak-arakan,manusia petasan,Lenong Betawi, Gambang Kromong,Atraksi Pencak Silat.Dan disponsori oleh Bank BJB serta donatur lainnya.

Camat Pamulang H.Mukroni yang membuka acara tersebut mengucapkan selamat Hari jadinya CBTS ke-7.

“Atas nama Kota Tangerang Selatan dan Kecamatan Pamulang kami mengucapkan selamat hari jadinya CBTS yang ke-7.Centeng Budaya Tangsel sebagai komunitas yang melestarikan budaya,tentu memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di Kota Tangerang Selatan,”tuturnya.

Tangsel mempunyai banyak ragam budaya,oleh karena itu Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai memfasilitasi kegiatan-kegiatan seni budaya dengan berbagai sarana dan prasarana salah satunya Alun-alun Kecamatan Pamulang.

Baca juga  Solidaritas Seniman Tangerang Kembali Gelar Aksi

Perlu diketahui,”Pembangunan tidak hanya terkontasi oleh bidang fisik saja seperti infrastruktur.Akan tetapi,yang terpenting adalah peningkatan kualitas sumber daya manusianya.Maka dari itu Tangsel mempunyai moto Cerdas,Modern dan Religius dengan esensi cerdas, berkualitas, berwawasan teknologi,berdaya saing serta inovasi,”terangnya.

Kami berharap kegiatan pagi hari ini dapat menumbuhkan akar-akar budaya yang ada di Tangsel.Terima kasih kepada CBTS beserta jajarannya yang sudah mendorong budaya Betawi sebagai budaya leluhur kita,semoga akan terus tumbuh dan berkembang,sehingga dapat membawa nama besar Kota Tangerang Selatan di kancah Nasional,pungkasnya.

Selanjutnya,Walikota Tangsel Drs.H.Benyamin Davnie sangat apresiasi sekali dan mengucapan selamat atas terselenggaranya Milad CBTS ke-7.Bang Ben juga berharap fasilitas yang ada di Kota Tangerang Selatan seperti Alun-alun,Taman Kota dua (Jeletreng)dapat digunakan untuk kegiatan CBTS,semoga CBTS makin maju lagi, agar budaya Betawi dapat terus dilestarikan.

Baca juga  Polsek Cisauk Ajak Siswa Madrasah Ibtidaiyah Lawan Bullying dan Hoaks

Pada kesempatan yang sama,Ketua Umum Komunitas CBTS Babeh H.Memeh yang juga selaku Ketua Panitia Pelaksana acara mengatakan, bahwasanya komunitas ini sudah berdiri selama 7 tahun.

” Komunitas CBTS sudah ada sejak 7 tahun lalu,namun untuk saya ada dipengurusan dan ditunjuk sebagai ketua umum sekaligus Ketua Panitia pelaksana acara,itu baru kemarin pada tanggal 14/12/2023.”ujarnya.

CBTS dibentuk untuk melestarikan budaya Betawi agar tidak hilang dengan kemajuan budaya-budaya lainnya khususnya yang ada di Kota Tangerang Selatan.

“Kami warga masyarakat Betawi asli mempunyai kewajiban dalam melestarikan budaya Betawi,yang saat ini banyak orang Betawi kurang mengetahui adat istiadat,seni budayanya sendiri,”jelasnya.

Dia juga mengatakan,”Dalam komunitas ini ada banyak ragamnya mulai dari Pencak Silat,Palang Pintu,Lenong,Gambang Kromong,Tari Topeng,Kuliner seperti Kerak telor,gado-gado dan Pencak Silatnya juga ada di dalam naungan Ikatan Komunitas Jawara (IKJ),IPSI,”katanya.

Baca juga  Tinjau Stasiun Senen, Kapolri Anjurkan Warga yang Mudik Gunakan Kereta Api karena Lebih Aman

Untuk Atraksi Pencak Silat akan hadir dari berbagai Padepokan, bukan hanya yang ada di Kota Tangerang Selatan saja,Kota Depok, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat,mereka ikut berpartisipasi.

Menurutnya,Pencak Silat itu ilmu beladiri yang terlahir dari nenek moyang kita,dari para leluhur Bangsa Indonesia dan itu perlu kita lestarikan.Saya tidak bangga dengan banyaknya budaya-budaya olah raga silat yang lain,tapi saya bangga dapat melestarikan Silat Betawi yang kita miliki.

Babeh Memeh juga berharap, agar kedepannya Dinas Pendidikan bisa menjadikan silat salah satu Mata Pelajaran (Mulok) dan bukan lagi hanya sekedar pelajaran Ekskul disekolah.Serta generasi muda,anak cucu kita harus tahu bahwa suku Betawi khususnya di Tangsel memiliki banyak seni budayanya,”tutupnya.

( RAN/DEV )