Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Jelang Iduladha, Pilar: 4.330 Hewan Kurban Bebas PMK | BantenOne.com

Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Jelang Iduladha, Pilar: 4.330 Hewan Kurban Bebas PMK

BantenOne.com |SETU- Menjelang Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah yang jatuh pada 6 Juni 2025, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memperkat pengawasan terhadap hewan kurban di seluruh wilayah.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan secara langsung melakukan inspeksi ke peternakan dan lapak penjualan hewan kurban yang ada di sejumlah lokasi, salah satunya di Lapak/Kandang Peternak Lembu Tangsel Pak Edi, di kawasan BRIN Puspitek, Kecamatan Setu, Rabu (28/5/2025).

Baca juga  Sukses Bangun Kampung Proklim, Pemkot Tangerang Raih Penghargaan SDGs Banten Award 2024

“Kami memastikan seluruh hewan kurban yang dijual dan didistribusikan di Kota Tangsel dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat,” ujar Pilar.

Menurut Pilar, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh dokter hewan dari dinas terkait. Mulai dari pengecekan umur dan fisik, kondisi gigi, hingga pengecekan organ dalam setelah proses penyembelihan.

Hal ini dilakukan agar masyarakat yang menerima daging kurban mendapat produk yang layak konsumsi.

Baca juga  Muskel Kelurahan Pabuaran, Dorong Usulan Embung dan Griya Harmoni Warga (GHW) di 2025

“Pemeriksaan dilakukan sejak sebelum pemotongan hingga pasca penyembelihan, sehingga aman dan kualitasnya terjaga sampai ke masyarakat penerima,” kata dia.

Berdasarkan hasil inspeksi sejauh ini, dari 53 lapak penjualan dengan 4.330 hewan kurban yang tersebar di seluruh wilayah Kota Tangsel aman dan bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Tangsel mencatat lebih dari 3.000 ekor hewan kurban siap didistribusikan dari 50 lebih titik lapak dan peternakan di Tangsel.

Baca juga  Kemenag Himbau Khatib Jumat Sampaikan Pesan Rekatkan Persaudaraan Usai Pemilu

Sementara itu, peningkatan jumlah hewan kurban tahun ini mencapai sekitar 20 persen dibanding tahun lalu.