Pemkot Tangsel Gelar Festival HAKORDIA 2025, Tanamkan Pendidikan Antikorupsi Lewat Kreativitas Pelajar | BantenOne.com

Pemkot Tangsel Gelar Festival HAKORDIA 2025, Tanamkan Pendidikan Antikorupsi Lewat Kreativitas Pelajar

Oplus_131072

BantenOne.com |Tangerang Selatan — Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Inspektorat kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya antikorupsi sejak usia dini. Hal itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Festival Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 2025, yang digelar pada Kamis, 27 November 2025, di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel.

Kegiatan ini menghadirkan ratusan siswa tingkat SD dan SMP yang berpartisipasi dalam lomba mewarnai dan menggambar bertema integritas dan antikorupsi.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, dalam sambutannya menekankan bahwa pendidikan antikorupsi harus diperkenalkan sejak anak berada pada usia pembentukan karakter. Menurutnya, penanaman nilai kejujuran perlu dilakukan melalui aktivitas yang menyenangkan agar mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga  Agenda Rutin Setiap Tahun Sambut Peringatan HUT Ke-32, Pemkot Tangerang Gelar Zikir dan Doa Bersama

“Ini adalah upaya kita menanamkan nilai antikorupsi sejak dini. Harapannya, ketika Indonesia Emas tiba pada generasi mereka, anak-anak ini tumbuh sebagai pribadi yang cerdas, jujur, dan berintegritas. Di mana pun mereka berkiprah, nilai-nilai itu sudah melekat,” ujarnya.

Benyamin juga menjelaskan bahwa kegiatan menggambar dan mewarnai bukan sekadar aktivitas seni. Proses ini, menurutnya, mengajarkan anak untuk disiplin, teliti, dan mengikuti aturan—nilai-nilai dasar yang menjadi landasan perilaku antikorupsi.

Baca juga  DKP Terus Awasi dan Upayakan Keamanan Pangan di Kota Tangerang, Baik Bahan Pangan Segar dan Bahan Pangan Olahan

“Dalam mewarnai itu tidak boleh melewati garis. Itu bentuk sederhana dari kejujuran. Jika melewati garis, hasilnya tidak maksimal. Latihan ini juga mengaktifkan otak kanan yang penting untuk kreativitas, ketelitian, dan kemampuan mengambil keputusan,” jelasnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah atau pemerintah. Peran orang tua memiliki posisi penting untuk membentuk kebiasaan jujur dalam keseharian anak.

Baca juga  Hadirkan Pelayanan Cepat dan Mudah, Kecamatan Jatiuwung, Berikan Pelayanan KIA di Sekolah

“Kami menanamkan nilai, tetapi kami juga membutuhkan dukungan orang tua. Anak harus terbiasa melihat contoh kejujuran dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kebiasaan kecil, nilai integritas bisa tumbuh kuat,” tambahnya.

Festival HAKORDIA 2025 diharapkan menjadi momentum bagi Kota Tangsel untuk memperluas gerakan antikorupsi melalui pendekatan edukatif yang menyentuh langsung generasi muda. Melalui medium gambar dan warna, pemerintah ingin memastikan nilai integritas tidak hanya dikenalkan, tetapi juga dirasakan dan dipraktikkan oleh anak-anak dalam aktivitas mereka.

(RN)