Gratis! Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Buka Bimtek TKDN 2026  | BantenOne.com

Gratis! Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Buka Bimtek TKDN 2026 

Banten One | Kota Tangerang,– Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang membuka Bimbingan Teknis Tingkat Komponen Dalam Negeri (Bimtek TKDN) Tahun 2026. Program ini dibuka secara gratis dan diperuntukkan bagi pelaku usaha industri yang memenuhi persyaratan, dengan kuota peserta terbatas.

Kepala Disperindagkop UKM Kota Tangerang Suli Rosadi mengatakan, Bimtek TKDN 2026 bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku usaha dalam menghitung serta mengajukan sertifikasi TKDN.

Baca juga  Pasca Libur Idulfitri, Pemkot Tangsel Gelar Apel dan Halalbihalal

Sehingga, produk lokal mampu bersaing dan memenuhi persyaratan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Pendaftaran Bimtek TKDN 2026 tidak dipungut biaya.

”Pelaku usaha yang berminat dapat melakukan pendaftaran secara daring dengan memindai kode QR pada materi publikasi atau melalui tautan berikut: https://bit.ly/TKDN2026,” ungkap Suli, Jumat (9/1/26).

Ia menyampaikan, bahwa fasilitasi ini merupakan bentuk dukungan nyata Pemkot Tangerang kepada dunia usaha agar dapat meningkatkan daya saing dan memperluas peluang pasar, khususnya dalam mendukung kebijakan penggunaan produk dalam negeri.

Baca juga  Sambut HUT Ke-33 Kota Tangerang, Kecamatan Jatiuwung Hadirkan Pelayanan Keliling

”Pemkot Tangerang mengimbau para pelaku industri untuk segera mendaftar dan memanfaatkan kesempatan ini, mengingat kuota peserta terbatas dan seleksi dilakukan berdasarkan kelengkapan serta kesesuaian persyaratan,” tutupnya.

Adapun persyaratan peserta Bimtek TKDN 2026 antara lain:

1. Perusahaan berlokasi di Kota Tangerang

2. Berbentuk badan usaha PT atau CV (bukan perorangan)

3. Memiliki KBLI sektor industri

Baca juga  Dinsos Tangsel Siapkan Logistik Banjir di Kampung Siaga Bencana Pondok Kacang dan Jombang

4. Belum pernah mengikuti fasilitasi Bimtek TKDN sebelumnya

5. Pendaftaran yang memenuhi persyaratan akan dihubungi oleh admin

(Haryo)