Kisah Pilu Mawar: Janji Nikah yang Berujung Duka | BantenOne.com
Ragam  

Kisah Pilu Mawar: Janji Nikah yang Berujung Duka

Banten One | Tangerang Selatan — Kisah pilu dialami seorang perempuan berinisial Mawar (nama samaran) yang mengaku menjadi korban janji manis seorang pria yang disebut-sebut sebagai pejabat kepala regional di wilayah Banten. Harapan membangun rumah tangga baru yang dijanjikan sang pria justru berujung pada penyesalan mendalam.

Mawar mengungkapkan bahwa pria tersebut, sejak awal mendorongnya untuk berpisah dari suaminya. bahkan menjanjikan pernikahan sebagai bentuk keseriusan hubungan mereka.

Baca juga  Ratusan Pendekar Menyerbu Lebaran Cimande

“Dulu dia berharap saya pisah sama suami. Dia janji mau nikah sama saya,” ujar Mawar dengan nada lirih.

Menurut pengakuannya, setelah ia resmi ditalak oleh suami, justru menghilang dan meninggalkannya tanpa kejelasan. Padahal, keduanya disebut telah hidup bersama dalam satu atap di sebuah kos selama sekitar 10 bulan.

“Setelah saya ditalak, dia malah ninggalin saya. Sekarang saya cuma bisa meratapi semuanya,” tuturnya.

Baca juga  Bidik Perdagangan Digital, PT ABM Ajak GIFTLine RIlis Aplikasi Belanja dan Layanan Kurir Digital Di Banten

Kisah ini menjadi potret getir tentang dampak hubungan yang tidak dilandasi komitmen jelas, terutama ketika melibatkan pihak yang memiliki posisi atau jabatan. Mawar kini harus menghadapi konsekuensi sosial dan emosional akibat keputusan besar yang ia ambil, sementara janji pernikahan yang diharapkannya tak pernah terwujud.

Kasus seperti ini menjadi pengingat bahwa setiap keputusan dalam hubungan pribadi harus dilandasi pertimbangan matang, serta perlunya perlindungan hukum dan moral bagi perempuan agar tidak terjerumus dalam janji yang tidak bertanggung jawab.