BantenOne.Com , Tangsel–Jelang puasa Ramadhan seperti biasa masyarakat khususnya umat muslim melakukan kunjungan kemakan orang tua ataupun keluarga salah satu budaya yang ada di setiap tahun.
Budaya tersebut seperti biasa menjelang beberapa hari ramadhan keluarga tentunya melakukan do,a dan membawa berbagai macam seperti kembang untuk di tabur di atas pusara makam dan juga air mawar.
Namun hal ini banyak juga pe ziarah merasa kecewa karena ulah oknum orang yang tidak bertanggung jawab ,sebut saja Hj.Nawiyah salah satu tokoh agama di Kelurahan Kedaung menceritakan kekecewaan nya.
” Ya pak saya kecewa karena kami keluarga pada hari Jum’at ziarah ke Suami yaitu H.Sukria yang meninggal beberapa bulan lalu kami tabur kembang seperti biasa ,namun ada keluarga saya satu hari berikutnya datang lagi ke makam yang sama kembang yang kemaren (jum’at) sudah ngak ada bahkan tempat kembang sudah hilang,” kata Nawiyah. Minggu 19/03/2023.
lebih lanjut ,dia memohon kepada pengurus makam agar memberikan pemahaman atau teguran kepada orang yang ada di makam agar tidak melakukan hal seperti itu lagi, kan Dosa,”jelas ia.
Apa lagi itu diduga dijual lagi hasilnya buat makan keluarga apakah enak carilah rezeki yang halal sedikit ngak masalah yang penting enak dimakan keluarga jadi berkah.
Hal yang sama dirasakan oleh orang yang tidak mau disebut namanya, ya saya juga dulu tahun sebelumnya begitu makanya saya kalau nyekar pasti dekat hari terakhir agar ngak di ambil lagi kembangnya,” ucap dia.
“red”




